Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

KURIKULUM SMK

  PROFIL TAMATAN SMK  
  PROFIL SMK dgn PROGRAM PSG  
  Kurikulum Edisi '99  
  Kritikan terhadap Kurikulum '94
  Perbandingan Kurikulum '94 dan Kurikulum Edisi '99

 
     

PROFIL TAMATAN SMK

   
Tantangan para lulusan SMK diperhitungkan akan semakin meningkat, untuk itu para siswa SMK perlu dipersiapkan secara serius dalam berbagai program kejuruan dengan mempertajam kemampuan adaptif, sejalan dengan kebutuhan kompetensi baik yang bersifat personal maupun sosial. Adapun kompetensi personal itu meliputi kreatifitas, ketekunan, kemampuan memikul tanggaungjawab, memiliki sikap profesional, memiliki kemampuan kejuruan, dan memiliki rasa percaya diri serta memiliki kecerdasan emosional. Sedangkan kompetensi sosial ialah kemampuan untuk bekerja secara efisien dalam kelompok. Para lulusan SMK diharapkan secara bertahap dimasa yang akan datang dapat menguasai kualifikasi kompetensi tersebut di atas. 
Kembali ke Atas

     

PROFIL SMK dgn PROGRAM PSG

   
  1. SMK memiliki peralatan dasar (mesin-mesin, alat tangan, peralatan, bangunan) untuk keperluan proses belajar mengajar di sekolah sesuai dengan kurikulum.
  2. Sebagian program pengajarannya terutama praktik dilaksanakan di industri sebagai Partner sekolah tersebut.
  3. Praktik kejuruan diharapkan dapat menghasilkan barang yang layak jual, dengan demikian akan dapat menekan biaya pendidikan.
  4. Pelajaran teori dan praktik dilaksanakan dengan metode dan substansi yang berkualitas tinggi.
  5. Pelajaran, peralatan dan infrastruktur lainnya digunkan dengan efektif dan efisien.
  6. SMK tidak hanya dikepalai oleh seseorang secara administratif, tetapi harus dikelola oleh pimpinan sekolah yang memiliki leadership. Ketua jurusan, guru dan siswa, diberikan beberapa kesempatan untuk mengambil inisiatif dan bekerja dengan kreatif.
  7. Iklim di sekolah mendukung untuk proses belajar dan mengajar para guru dan siswa.
  8. SMK memiliki pedoman operasional baku yang diimplementasikan dalam kegiatan sehari-hari oleh manajemen sekolah, guru dan siswa.
  9. Kepala sekolah dan para guru bertanggung jawab atas kualitas sekolah. Mereka harus mengambil inisiatif dalam peningkatan mutu SMK dimana mereka bekerja dan belajar secara berkesinambungan.

Kembali ke Atas

HOME