1. PEMANDUAN DAN PEMANTAUAN PELAKSANAAN

Pada kesempatan pertamakalinya Kurikulum Edisi 1999 ini diperkenalkan, secara tegas Direktur Jenderal Dikdasmen mengingatkan bahwa apa yang terkandung dalam dokumen kurikulum tersebut bukan sesuatu yang sudah mutlak benar, dan bukan sesuatu yang tidak boleh berubah. Karena itu tetap terbuka untuk menerima berbagai masukan dan saran, serta melalui prosedur dan mekanisme yang benar penyempurnaan kurikulum harus terus berlanjut. Untuk maksud itulah, kiranya pemantauan terhadap apa yang terjadi di lapangan serta merekam berbagai reaksi masyarakat (khususnya dunia usaha dan industri) terhadap kurikulum tersebut perlu dilakukan secara intensif.

Banyak hal baru pada kurikulum hasil penyempurnaan itu yang dalam pelaksanaannya menuntut berbagai perubahan dari cara-cara dan kebiasaan lama, karena itu sangat difahami bahwa pihak SMK perlu bekerja keras dan sungguh-sungguh memahami filosofi dan misi yang terkandung dalam kurikulum tersebut, serta mampu menjabarkannya secara operasional.

Untuk kepentingan itulah kiranya bimbingan dan pemanduan di lapangan masih harus terus dilaksanakan, baik melalui program-program yang sudah ada di Wilayah, di PPPG "Kejuruan", dan di Direktorat Dikmenjur, maupun melalui program-program lain yang bisa dikembangkan.