Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

 

 

 

KURIKULUM

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

 

GARIS-GARIS BESAR

PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

 

P R O D U K T I F

 

 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

EDISI 1999

 

  1. POLA PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
  2. BIDANG KEAHLIAN TATA BUSANA

    PROGRAM KEAHLIAN TATA BUSANA

     

    PELAKSANA TATA BUSANA

    PEMBUATAN GAMBAR KERJA

    PEMBUATAN GAMBAR POLA

    PEMBUATAN BUSANA TAILORING

    T A T A B U S A N A

    T A T A B U S A N A

     

  3. TUJUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

PROGRAM KEAHLIAN TATA BUSANA

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) program keahlian Tata Busana sebagai bagian dari pendidikan menengah bertujuan menyiapkan siswa/ tamatan :

  1. Memasuki lapangan kerja serta mengembangkan sikap profesional dalam lingkup keahlian Tata Busana.
  2. Mampu memilih karir, mampu berkompetisi dan mampu mengembangkan diri dalam lingkup keahlian Tata Busana.
  3. Menjadi tenaga kerja tingkat menengah untuk mengisi kebutuhan dunia usaha dan industri pada saat ini maupun masa yang akan datang dalam lingkup keahlian Tata Busana.
  4. Menjadi warga negara yang produktif, adaptif dan kreatif.

 

  1. JABATAN DAN LINGKUP PEKERJAAN

Jabatan tamatan program keahlian ini adalah Juru Tata Busana dengan lingkup pekerjaan :

  1. Pembuatan Gambar Kerja
  2. Pembuatan Gambar Pola
  3. Pembuatan Busana Tailoring

 

  1. KOMPETENSI TAMATAN
  2. Tamatan program keahlian Tata Busana dapat menampilkan diri sebagai manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, sehat jasmani dan rohani, berkepribadian yang mantap dan mandiri serta mempunyai tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

    Kompetensi produktif yang dimiliki tamatan program keahlian Tata Busana adalah seperti tercantum pada profil kompetensi tamatan berikut :

    PROFIL KOMPETENSI TAMATAN

    PROGRAM KEAHLIAN TATA BUSANA

    Kompetensi

     

    Sub Kompetensi

     

     

     

     

    A.

    Melaksanakan pelayanan prima (customer care) dalam berbagai bidang usaha jasa dan barang

     

    A1.

    Melakukan komunikasi

     

    A2.

    Memahami konsep-konsep Pelayanan Prima

     

    A3.

    Melaksanakan pelayanan Prima berdasarkan konsep A3 (Attitude, Attention, Action)

    B.

    Melaksanakan pembukuan (mengerjakan siklus akuntansi untuk perusahaan jasa dan barang)

     

    B1.

    Menjelaskan bidang-bidang spesialisasi dan manfaat akuntansi

     

    B2.

    Mencatat transaksi ke dalam persamaan dasar akuntansi

     

    B3.

    Menyiapkan dan menganalisis bukti transaksi

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    B4.

    Mencatat transaksi kedalam buku besar

     

    B5.

    Menyusun laporan keuangan dari saldo buku besar

     

    B6.

    Mencatat transaksi dalam jurnal umum dan posting

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    B7.

    Mengerjakan siklus akuntansi perusahaan jasa

     

    B8.

    Mencatat transaksi dalam jurnal khusus dan posting

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    C.

    Menguasai pembuatan gambar estetik dan gambar bentuk busana dan lenan rumah tangga

     

    C1.

    Mendeskripsikan penampilan elemen estetik (unsur dan prinsip desain)

     

    C2.

    Mendeskripsikan campuran warna dasar dan membuat gradasinya

     

    C3.

    Membuat komposisi warna dengan aksentuasi

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    C4.

    Menggambar bentuk-bentuk geometrik menggunakan mistar dan tanpa mistar

     

    C5.

    Menggambar dasar bentuk geometrik

     

    C6.

    Menggambar dasar bentuk organis

    D.

    Memilih dan memelihara tekstil untuk busana dan lenan rumah tangga

     

    D1.

    Mengidentifikasi jenis bahan tekstil (mendis-kripsikan karakteristik bahan tekstil)

     

    D2.

    Memilih tekstil untuk busana dan lenan rumah tangga

     

    D3.

    Memelihara busana dan lenan rumah tangga

     

     

     

     

     

     

     

    E

    Membuat sketsa mode I

     

    E1.

    Mendiskripsikan bentuk propporsi dan anatomi beberapa tipe tubuh manusia

     

    E2.

    Menggambar proporsi tubuh tampak dari semua sisi (depan, belakang, samping)

     

    E3.

    Menerapkan dasar mode pada pembuatan sketsa mode busana dengan penyelesaian gambar secara kering

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    E4.

    Menerapkan dasar hiasan pada pembuatan gambar lenan rumah tangga dan busana

     

    E5.

    Membuat gambar kerja

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    F.

    Membuat pola dasar busana dan lenan rumah tangga

     

    F1.

    Mengambil ukuran badan

     

    F2.

    Menggunakan pola Jach

     

    F3.

    Membuat pola dasar busana dan lenan rumah tangga

     

     

     

     

     

     

     

    G.

    Menjahit busana dan lenan rumah tangga dengan menerapkan teknologi serta memper-hatikan kesehatan dan keselamatan kerja

     

    G1.

    Menentukan alat jahit

     

    G2.

    Menggunakan alat jahit

     

    G3.

    Memelihara alat jahit

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    G4.

    Memperhatikan dan menerapkan keselamatan kerja

     

    G5.

    Menerapkan penggunaan alat jahit

     

    G6.

    Menerapkan teknologi menjahit dengan tangan dan mesin un-tuk membuat produk

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    G7.

    Membaca sketsa mode busana

     

    G8.

    Menyiapkan pola busana

     

    G9.

    Membaca sketsa lenan rumah tangga

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    G10.

    Menyiapkan pola lenan rumah tangga

     

    G11.

    Membuat uji coba

     

    G12.

    Meletakkan pola pada bahan tekstil

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    G13.

    Menggunting bahan tekstil

     

    G14.

    Memindahkan tanda pola pada bahan tekstil

     

    G15.

    Menjahit lenan rumah tangga dan busana sesuai dengan teknologi menjahit

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    G16.

    Memindahkan gambar hiasan pada bahan tekstil

     

    G17.

    Menghias/memasang garnitur pada lenan ru-mah tangga dan busa-na serta pelengkapnya

     

    G18.

    Mengepas dan memperbaiki busana

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    G19.

    Menyelesaikan busana

     

    G20.

    Melakukan pengawas-an mutu (quality control) lenan rumah tangga dan busana

     

    G21.

    Melakukan pengemas-an (packaging) lenan rumah tangga dan busana

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    G22.

    Menghitung harga jual lenan rumah tangga dan busana

     

    G23.

    Melakukan promosi statis (penataan dasar) dan Dinamis (peragaan dasar)

     

    G24.

    Mengendalikan usaha lenan rumah tangga dan busana

     

     

     

     

     

     

     

    H.

    Membuka usaha busana

     

    H1.

    Mengidentifikasi karakteristik usaha busana

     

    H2.

    Memilih produk dan jasa

     

    H3.

    Memilih bentuk usaha busana

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    H4.

    Membuat rencana usaha busana

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    I.

    Membuat sketsa mode II

     

    I1.

    Menerapkan dasar mode pada pembuatan sketsa mode busana dengan penyelesaian gambar secara basah

     

    I2.

    Menerapkan dasar hiasan pada pembuatan sketsa mode busana

     

    I3.

    Membuat sketsa mode busana dan pelengkapnya

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    I4.

    Membuat gambar kerja

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    J.

    Membuat pola sesuai sketsa mode

     

    J1.

    Merubah pola dasar sesuai sketsa pola

     

    J2.

    Membuat rancangan busana

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    K.

    Menjahit busana dan lenan rumah tangga dengan menerapkan teknologi menjahit yang halus

     

    K1.

    Menerapkan teknologi menjahit halus dengan tangan dan mesin un-tuk membuat produk

     

    K2.

    Membaca sketsa mode busana

     

    K3.

    Menyiapkan pola busana

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    K4.

    Membuat uji coba

     

    K5.

    Meletakkan pola pada bahan tekstil halus

     

    K6.

    Menggunting bahan tekstil halus

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    K7.

    Memindahkan tanda pola pada bahan tekstil yang halus

     

    K8.

    Menjahit (persiapan untuk mengepas

     

    K9.

    Mengepas dan memperbaiki busana

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    K10.

    Menghias/memasang garnitur pada busana serta pelengkapnya

     

    K11.

    Menyelesaikan busana

     

    K12.

    Membaca sketsa lenan rumah tangga

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    K13.

    Menyiapkan pola lenan rumah tangga

     

    K14.

    Memindahkan gambar hiasan pada bahan tekstil

     

    K15.

    Menjahit lenan rumah tangga sesuai dengan teknologi menjahit

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    K16.

    Melakukan pengawasan mutu (quality control) lenan rumah tangga dan busana

     

    K17.

    Melakukan pengemasan (packaging) lenan rumah tangga dan busana

     

    K18.

    Menghitung harga jual lenan rumah tangga dan busana

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    K19.

    Melakukan promosi statis (penataan) dan Dinamis (peragaan)

     

    K20.

    Mengendalikan usaha lenan rumah tangga dan busana

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    L.

    Membuat gambar kerja (visualizer)

     

    L1.

    Membuat sketsa mode busana

     

    L2.

    Membuat sketsa mode busana sesuai kesempatan, usia dan bentuk tubuh

     

    L3.

    Membuat sketsa mode busana dengan teknik penyelesaian sesuai bahan tekstil

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    L4.

    Menterjemahkan sketsa mode busana untuk mengubah pola (gambar kerja)

     

    L5.

    Mengutip dan mengembangkan sketsa mode busana

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    M.

    Membuat Pola

     

    M1.

    Membuat pola sesuai sketsa mode

     

    M2.

    Membuat pola dan memperbaiki pola sesuai sketsa mode

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    N.

    Membuat busana tailoring

     

    N1.

    Membuat busana bagian atas

     

    N2.

    Membuat busana bagian bawah

     

     

  3. SUSUNAN PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

KEAHLIAN TATA BUSANA

PROGRAM

PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

JAM PEMBELAJARAN

Tk. I

Tk. II

Tk. III

PROGRAM NORMATIF

  1. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
  2. Pendidikan Agama
  3. Bahasa dan Sastra Indonesia
  4. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan
  5. Sejarah Nasional dan Sejarah Umum

80

80

80

80

80

80

80

80

80

80

32

32

32

32

32

PROGRAM ADAPTIF

  1. Matematika
  2. Bahasa Inggris
  3. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
  4. Komputer
  5. Kewirausahaan

240

240

160

120

40

240

240

160

-

40

64

64

48

-

32

PROGRAM PRODUKTIF

  1. Pelayanan Prima (Customer Care)
  2. Pembukuan
  3. Gambar Estetik dan Gambar Bentuk
  4. Pemilihan Bahan Tekstil
  5. Sketsa Mode I
  6. Pembuatan Pola Dasar
  7. Menjahit I
  8. Membuka Usaha Busana
  9. Sketsa Mode II
  10. Pemecahan Pola Dasar
  11. Menjahit II
  12. Paket Keahlian :

  • Pembuatan Gambar Kerja (Visualizer)
  • Pembuatan Gambar Pola
  • Pembuatan Busana Tailoring

80

80

80

80

160

160

160

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

80

80

360

400

-

 

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

1432

JUMLAH JAM PEMBELAJARAN

2000

2000

1800

Keterangan :

  1. Waktu pembelajaran efektif per tahun untuk tingkat I dan II minimum 40 minggu dan untuk tingkat III minimum 36 minggu; jam pembelajaran per minggu maksimum 50 jam @ 45 menit.
  2. Jam pembelajaran adalah alokasi waktu untuk pelaksanaan PBM termasuk evaluasi sumatif. Evaluasi sumatif yang dimaksud adalah tes untuk satu atau beberapa pokok bahasan dalam program normatif dan adaptif, dan tes untuk setiap pencapaian suatu kompetensi tertentu dalam program produktif.
  3. Pelaporan administratif dan akademik kemajuan program pendidikan dan pelatihan dilakukan setiap semester atau minimal 2 kali setiap tahun pembelajaran.
  4. Alokasi waktu pembelajaran praktek dalam program produktif minimum 70% (teori maksimum 30%).
  5. Pengaturan waktu pembelajaran dalam bentuk jadwal mingguan dalam 1 tahun dilakukan oleh masing-masing sekolah dengan memperhatikan :

  1. Keutuhan dan ketuntasan penguasaan kompetensi;
  2. Kesinambungan proses pembelajaran;
  3. Efisiensi penggunaan sumber daya pendidikan.

  1. Paket Keahlian produktif dilaksanakan di industri atau sebagian di sekolah.
  2. Waktu praktik kerja industri diatur sebagai berikut :

  1. Minimum 4 bulan kerja, mengikuti minggu dan jam kerja industri;
  2. Boleh lebih 4 bulan kerja jika kegiatan bekerja di industri memberi nilai tambah yang lebih tinggi bagi industri maupun bagi siswa yang bersangkutan;
  3. Kegiatan di industri dapat dimulai dari tingkat I dengan catatan industri yang bersangkutan mampu memberi keterampilan dasar dan sebaiknya tidak langsung bekerja di lini produksi.

  1. DESKRIPSI PROGRAM PEMBELAJARAN PRODUKTIF
  1. PELAYANAN PRIMA (CUSTOMER CARE)

Tingkat I : 80 Jam Pembelajaran

 

No.

KOMPETENSI/

SUB KOMPETENSI

PEMBELAJARAN

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

A.

Melaksanakan pelayanan prima (customer care) dalam berbagai bidang usaha jasa dan barang

 

 

A1.

Melakukan komunikasi

  • Teknik wawancara/bertanya
  • Komunikasi dengan cara berfikir positif
  • Cara berkomunikasi secara perorangan (menyampaikan dan menerima pendapat/informasi)
  • Cara berkomunikasi dalam kelompok/tim
  • Cara menggunakan sarana komunikasi
  • Menerapkan teknik komunikasi :
  • Mengajukan pertanyaan
  • Menyampaikan informasi kepada satu orang atau dalam kelompok
  • Menerima informasi dalam berkomunikasi
  • Menggunakan sarana komunikasi (telp, fax, telex)
  • A2.

    Memahami konsep-konsep Pelayanan Prima

    • Hakikat dan pengertian pelayanan prima berdasarkan konsep A3
    • Pengertian umum pelanggan
    • Pentingnya pelayanan prima terhadap pelanggan
    • Harapan pelanggan
  • Melaksanakan pelayanan
  • A3.

    Melaksanakan pelayanan Prima berdasarkan konsep A3 (Attitude, Attention, Action)

    • Pelayanan pelanggan berdasarkan penampilan serasi
    • Pelayanan pelanggan dengan berfikiran positif
    • Pelayanan pelanggan dengan sikap menghargai

     

     

     

     

     

     

    • Mendengarkan dan memahami kebutuhan pelanggan
    • Mengamati perilaku pelanggan
    • Mencurahkan perhatian penuh kepada pelanggan

     

     

     

    • Pencatatan pesanan/ kebutuhan pelanggan
    • Pencatatan kebutuhan pelanggan
    • Penegasan kembali kebutuhan pelanggan
    • Mewujudkan kebutuhan pelanggan
    • Pernyataan terima kasih dengan harapan pelanggan kembali
  • Melayani pelanggan dengan berpenampilan serasi (berhias, berbusana, ekspresi wajah)
  • Melayani pelanggan dengan berfikiran positif (tidak bersikap apriori, tidak mencari/ meman-faatkan kelemahan orang lain)
  • Melayani pelanggan dengan sikap menghargai pelanggan
  • Sikap hormat dan ramah
  • Tutur bahasa yang baik disertai senyum
  • Mendengarkan dengan baik
  • Menjelaskan kembali kebutuhan pelanggan
  • Menyesuaikan diri dengan perilaku pelanggan
  • Memberikan perhatian secara penuh dan mengajukan saran kepada pelanggan
  •  

     

    • Mencatat berdasarkan ceklist
    • Mengikuti dan membaca ceklist
    • Merealisasikan kebutuhan pelanggan secara cepat dan tepat waktu
    • Mencatat identitas pelanggan
    • Menyatakan terima kasih kepada pelanggan

    1. PEMBUKUAN

    Tingkat I : 80 Jam Pembelajaran

     

    No.

    KOMPETENSI/

    SUB KOMPETENSI

    PEMBELAJARAN

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

    B.

    Melaksanakan pembukuan (mengerjakan siklus akuntansi untuk perusahaan jasa dan barang)

     

     

    B1.

    Menjelaskan bidang-bidang spesialisasi dan manfaat akuntansi

    • Pengertian akuntansi
    • Spesialisasi dalam akuntansi
    • Jabatan dalam bidang akuntansi
    • Pihak-pihak yang membutuhkan informasi.

     

    B2.

    Mencatat transaksi ke dalam persamaan dasar akuntansi

    • Pengertian tentang harta utang dan modal
    • Bentuk persamaan dasar akuntansi
    • Pencatatan transaksi ke dalam persamaan dasar akuntansi
    • Menyusun laporan keuangan.
  • Mencatat transaksi ke dalam Persamaan dasar akuntansi
  •  

     

    • Menyusun laporan keuangan

    B3.

    Menyiapkan dan menganalisis bukti transaksi

    • Analisis bukti transaksi (kebenaran dan jumlah keabsahan)
  • Memeriksa kebenaran dan keabsahan bukti transaksi
  • B4.

    Mencatat transaksi kedalam buku besar

    • Bentuk-bentuk buku besar
    • Mekanisme debet/ kredit
    • Penomoran akuntansi buku besar
  • Mencatat transaksi ke dalam buku besar.
  • B5.

    Menyusun laporan keuangan dari saldo buku besar

    • Pengertian laporan keuangan
    • Pengertian neraca laporan laba/ rugi dan perubahan modal.
  • Menyusun laporan keuangan
  • B6.

    Mencatat transaksi dalam jurnal umum dan posting

    • Pengertian bentuk dan pengerjaan jurnal umum
    • Penjelasan tentang proses posting.
  • Mencatat transaksi dalam buku jurnal dan posting
  • B7.

    Mengerjakan siklus akuntansi perusahaan jasa

    • Penyusunan neraca saldo dari akuntansi buku besar
    • Pembuatan bukti dan jurnal penyesuaian
    • Penyelesaian neraca lajur
    • Penyusunan neraca laporan
    • Pembuatan ayat jurnal penutup dan posting ke buku besar
    • Penyusunan neraca saldo setelah penutupan dan ayat jurnal pembalik.
  • Menyusun neraca
  • B8.

    Mencatat transaksi dalam jurnal khusus dan posting

    • Pengertian dan bentuk-bentuk jurnal khusus
    • Penjelasan tentang proses posting.
  • Mencatat transaksi dalam jurnal khusus dan posting
    1. GAMBAR ESTETIK DAN GAMBAR BENTUK

    Tingkat I : 80 Jam Pembelajaran

     

    No.

    KOMPETENSI/

    SUB KOMPETENSI

    PEMBELAJARAN

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

    C.

    Menguasai pembuatan gambar estetik dan gambar bentuk busana dan lenan rumah tangga

     

     

    C1.

    Mendeskripsikan penampilan elemen estetik (unsur dan prinsip desain)

    • Pembuatan penampilan berbagai unsur dan prinsip melalui keterampilan penggunaan alat
    • Jenis pensil, kertas, kuas, pena dan rapido
    • Pensil, pensil berwarna, spidol, cat air
  • Membuat eksplorasi garis dilanjutkan bentuk sampai ke sketsa
  • Membuat eksplorasi torehan pensil/ pena dan kuas menjadi wujud
  • Membuat eksplorasi tekstur
  • Membuat eksplorasi sapuan torehan dari warna
  • Membuat eksplorasi :
  • Keselarasan
  • Perbandingan
  • Keseimbangan
  • Irama dan pusat perhatian
  • C2.

    Mendeskripsikan campuran warna dasar dan membuat gradasinya

    • Penggunaan cat air
    • Teori, warna
    • Teknik dan prosedur membuat campuran warna
  • Membuat campuran warna sederhana, sekunder dan tersier
  • Membuat beberapa gradasi warna
  • Membuat warna kontras.
  • C3.

    Membuat komposisi warna dengan aksentuasi

    • Komposisi warna dan terampil memadukan warna
  • Membuat komposisi warna dengan cat air/ cat poster
  • C4.

    Menggambar bentuk-bentuk geometrik menggunakan mistar dan tanpa mistar

    • Berbagai bentuk geometrik dan keterampilan pembuatan gambar
    • Berbagai bentuk geometrik
    • Menggambar mistar
    • Arah sinar.
  • Membuat berbagai bentuk geometrik dengan mistar
  • Membuat berbagai bentuk geometrik tanpa mistar
  • Membuat berbagai bentuk geometrik dengan volume
  • Membuat berbagai bentuk-bentuk geometrik bervolume
  • C5.

    Menggambar dasar bentuk geometrik

    • Pembuatan gambar motif geometrik
    • Pengertian tentang pola
    • Teknik dan prosedur membuat pola motif geometrik
    • Peran motif-metrik geometrik (aplikasi)
  • Menggambar bentuk geometrik
  • Eksplorasi bentuk-bentuk geometrik untuk pola
  • Penyusunan pola secara memanjang
  •  

     

     

     

     

     

    C6.

    Menggambar dasar bentuk organis

    • Pembuatan gambar motif organis

    - Pengertian tentang pola motif organis

    - Teknik dan prosedur membuat pola motif organis

    - Peran motif-metrik organis (aplikasi)

    • Menggambar bentuk-bentuk organis
    • Eksplorasi bentuk-bentuk organis untuk pola
    • Penyusunan pola secara memanjang
    • Penyusunan pola secara meluas.

     

     

    1. PEMILIHAN BAHAN TEKSTIL

    Tingkat I : 80 Jam Pembelajaran

     

    No.

    KOMPETENSI/

    SUB KOMPETENSI

    PEMBELAJARAN

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

    D.

    Memilih dan memelihara tekstil untuk busana dan lenan rumah tangga

     

     

    D1.

    Mengidentifikasi jenis bahan tekstil (mendis-kripsikan karakteristik bahan tekstil)

    • Bahan tekstil :
    • Serat alam
    • Serat buatan
    • Serat campuran
    • Konstruksi benang dan tekstil
    • Konstruksi benang
    • Proses pemintalan (serat alam, serat buatan.)
    • Macam-macam konstruksi dan kegunaan benang (Benang lawe, Benang tenun, Benang sering, Benang jahit, Benang istimewa)
    • Jenis benang
    • Benang kapas
    • Benang logam
    • Benang karet
    • Benang plastik.
    • Konstruksi tekstil
    • Tenunan
    • Rajutan
    • Anyaman
    • Buhul
    • Kaitan
    • Renda
    • Kempa
    • Non woven
    • Jenis penyempurnaan pembuatan bahan tekstil;
    • Penyempurnaan utama (Membakar bulu, menghilangkan kanji, Menghilangkan lemak, Mengelantang)
    • Penyempurnaan tambahan (Mengalander, Memercer, Menggaru bulu, Mengeriting, Mengempa, Mengawetkilapkan, Menguatkan tenunan, Menstabilisasi)
    • Pewarnaan
    • Pewarnaan pada serat
    • Pewarnaan pada benang
    • Pewarnaan pada bahan tekstil
    • Pembacaan label tekstil
    • Label benang
    • Label bahan
    • Label busana jadi
    • Penyelidikan tekstil :
    • Pengamatan secara visual
    • Penyelidikan dengan uji pembakaran
    • Pengamatan dengan meraba
    • Penyelidikan daya susut, daya mulur, daya serap, luntur bahan/kain
  • Mengidentifikasi bahan tekstil
  •  

    • Mengidentifikasi konstruksi benang dan tekstil

     

     

     

     

    • Mengidentifikasi jenis benang

     

     

    • Mengidentifikasi konstruksi tekstil

     

     

     

     

     

     

    • Mengidentifikasi jenis penyempurnaan dan pembuatan bahan tekstil

     

     

     

     

     

     

     

     

    • Mengidentifikasi pewarnaan

     

    • Membaca label tekstil
    • Label benang
    • Label bahan
    • Label busana jadi
    • Melakukan penyelidikan tekstil

    D2.

    Memilih tekstil untuk busana dan lenan rumah tangga

    • Cara memilih tekstil :
    • Bahan utama disesuaikan dengan:

    pemakai (bentuk tubuh, warna kulit, kepribadian dan kesempatan penggunaan, Sketsa mode busana

    • Karakteristik bahan tekstil (asal dan sifat bahan, konstruksi bahan, penyempurnaan warna bahan, jatuhnya bahan, tekstur bahan, kegunaan bahan dan lebar bahan)
    • Bahan tambahan/pelengkap disesuaikan dengan bahan utama (macam-macam bahan tambahan ; underlining, interfacing, interlining, lining, aksesori busana, garnitur busana)
    • Cara membeli tekstil
  • Menentukan karakteristik tekstil untuk berbagai busana sesuai dengan situasi pemakaian, desain dan sipemakai
  •  

     

     

     

    • Menentukan bahan tambahan (pelengkap) sesuai dengan bahan utama

     

    • Membeli tekstil

    D3.

    Memelihara busana dan lenan rumah tangga

    • Cara memelihara busana dan lenan rumah tangga
    • Pencucian : Macam-macam alat mencuci (manual dan alat electrik), cara pencucian , bahan pencuci
    • Pengering/ penjemuran : Macam-macam cara pengeringan (manual, electrik dan alat yang digunakan)
    • Penyeterikaan : Macam-macam cara menyeterika dan alat yang digunakan
    • Penyimpanan
  • Memelihara busana dan lenan rumah tangga
    1. SKETSA MODE I

    Tingkat I : 160 Jam Pembelajaran

     

    No.

    KOMPETENSI/

    SUB KOMPETENSI

    PEMBELAJARAN

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

    E.

    Membuat sketsa

    mode I

     

     

    E1.

    Mendiskripsikan bentuk proporsi dan anatomi beberapa tipe tubuh manusia

    • Bentuk proporsi dan anatomi beberapa tipe tubuh manusia
  • Mendeskripsikan bentuk proporsi dan anatomi beberapa tipe tubuh manusia
  • Memilih tipe tubuh manusia
  • Membuat proporsi tubuh manusia
  • E2.

    Menggambar proporsi tubuh tampak dari semua sisi (depan, belakang, samping)

    • Cara membuat perbandingan gambar
    • Penentuan ukuran bagian-bagian busana sesuai bentuk tubuh
    • Proporsi tubuh

     

    • Analisis perbandingan bentuk tubuh
  • Membaca gambar sketsa mode
  •  

     

     

    • Menggambar proporsi tubuh tampak dari semua sisi (depan, belakang, samping)
    • Mendeskripsikan hasil analisa perbandingan bentuk tubuh

    E3.

    Menerapkan dasar mode pada pembuatan sketsa mode busana dengan penyelesaian gambar secara kering

    • Proporsi tubuh wanita
    • Postur bentuk tubuh wanita
    • Pembuatan gambar busana sesuai sketsa mode (blus/kemeja, rok, gaun/bebe, celana panjang)
    • Penyelesaian gambar secara kering
  • Membuat proporsi tubuh wanita secara sederhana
  • Membuat berbagai postur bentuk tubuh wanita.
  • Membuat gambar kerja sesuai sketsa mode blus/kemeja, rok, gaun/ bebe, celana panjang
  • Menyelesaikan gambar secara kering
  • E4.

    Menerapkan dasar hiasan pada pembuatan gambar lenan rumah tangga dan busana

    • Pengertian hiasan
    • Penempatan hiasan
    • Macam-macam jenis hiasan (payet, pita hias, tali kord, renda, benang, manik-manik, dan lain-lain)
    • Pembuatan gambar kerja dan gambar sajian
    • Teknik penyelesaian gambar secara kering

     

    • Membuat macam-macam hiasan sesuai bentuk bagian-bagian lenan rumah tangga dan busana
    • Membuat gambar hiasan pada lenan rumah tangga dan busana dengan penyelesaian secara kering

    E5.

    Membuat gambar kerja

    • Gambar kerja lenan rumah tangga dan busana
  • Membuat gambar kerja lenan rumah tangga dan busana
  •  

    1. PEMBUATAN POLA DASAR

    Tingkat I : 160 Jam Pembelajaran

     

    No.

    KOMPETENSI/

    SUB KOMPETENSI

    PEMBELAJARAN

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

    F.

    Membuat pola dasar busana dan lenan rumah tangga

     

     

    F1.

    Mengambil ukuran badan

    • Analisis bentuk tubuh dan menentukan bagian-bagian tubuh yang akan diukur
    • Macam-macam alat pembuat pola
  • Mengambil ukuran badan dan pelengkapnya
  • Mengunakan macam-macam alat pembuat pola
  • F2.

    Menggunakan pola Jach

    • Pola jadi
    • Pengertian pola jadi
    • Pemilihan pola jadi sesuai ukuran pemakai
    • Penyesuaian pola jadi sesuai ukuran pemakai
    • Pola baku
    • Pengertian pola baku
    • Pemilihan pola baku
    • Penyesuaian pola baku sesuai ukuran pemakai
    • Pembuatan rancangan bahan dan harga
    • Rancangan bahan secara global
    • Berbagai lebar bahan tekstil
    • Bebagai corak bahan tekstil (bergaris, berkotak, satu arah, dua arah)
    • Bebagai tekstur bahan tekstil
    • Tertip kerja
    • Rancangan harga:
    • Bahan utama
    • Bahan Pembantu
    • Garnitur
  • Menggunakan pola jadi sesuai ukuran pemakai
  •  

     

     

    • Menggunakan pola baku sesuai ukuran pembeli

     

     

    • Membuat rancangan bahan dan harga
    • Membuat rancangan bahan dan harga untuk pembuatan blus, rok dan gaun/bebe secara global dan terinci sesuai:
    • Lebar bahan tekstil
    • Corak bahan tekstil
    • Tekstur bahan tekstil
    • Membuat tertib kerja sesuai dengan sketsa mode busana yang akan dipraktekkan

    F3.

    Membuat pola dasar busana dan lenan rumah tangga

    • Pengertian pola dasar
    • Teknik pembuatan pola dasar dengan konstruksi padat/kubus (meletakkan bahan katun/blacu pada tubuh/badan/paspop).
    • Teknik pembuatan pola dengan konstruksi bidang datar (flat pattern)
    • Pola dasar badan atas dewasa
    • Pola dasar lengan dewasa
    • Pola dasar badan bawah dewasa (rok)
    • Tanda-tanda pola

     

     

     

    • Cara membaca gambar sketsa mode:
    • Pembuatan perbandingan gambar
    • Penentuan ukuran bagian-bagian busana sesuai bentuk tubuh
    • Cara memindahkan lipit pantas sesuai dengan sketsa mode busana
    • Pengertian lipit pantas
    • Fungsi lipit pantas
    • Macam-macam posisi/penempatan lipit pantas dengan cara menggeser sesuai sketsa mode (pemindahan lipit pantas pada garis sisi, pemindahan lipit pantas pada garis hias (garis prinses). Pemindahan lipit pantas dalam bentuk lipit/bentuk kerut)
    • Konstruksi kerangka bentuk pola bagian-bagian sketsa mode:
    • Macam-macam bentuk garis leher dan kerah
    • Macam-macam bentuk lengan
    • Macam-macam bentuk rok
    • Macam-macam bentuk saku
    • Sistem dan jenis pola antara lain:
    • Dankers
    • Meyneke
    • Jepang
    • Pembuatan pola lenan rumah tangga sesuai sketsa mode
    • Macam-macam lenan rumah tangga dan penggunaannya
    • Macam-macam hiasan lenan rumah tangga
  • Membuat pola dasar dengan konstruksi padat/kubus (meletakkan bahan katun/blacu pada bahan)
  • Membuat pola dasar:
  • Badan atas
  • Badan bawah (rok)
  • Lengan
  •  

     

     

     

     

     

     

    • Membaca gambar

     

     

     

     

     

    • Memindahlan lipit pantas sesuai dengan sketsa mode busana

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    • Mengidentifikasi konstruksi kerangka bentuk

     

     

     

     

    • Membuat pola dengan sistem dan jenis pola Dankers, Meyneke, dan Jepang
    • Membuat pola lenan rumah tangga sesuai sketsa mode

     

     

    1. MENJAHIT I

    Tingkat I : 80 Jam Pembelajaran

     

    No.

    KOMPETENSI/

    SUB KOMPETENSI

    PEMBELAJARAN

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

    G.

    Menjahit busana dan lenan rumah tangga dengan menerapkan teknologi menjahit serta memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja

     

     

    G1.

    Menentukan alat jahit

    • Alat jahit pokok:
    • Alat jahit manual
    • Mesin jahit semi otomatis
    • Mesin jaahit penyelesaian
    • Mesin jahit industri
    • Bagian mesin jahit dan fungsinya
    • Alat jahit bantu/ penunjang
    • Alat mengukur
    • Alat membuat pola
    • Alat memberi tanda
    • Alat menyeterika dan pelengkapnya
    • Alat mengepas
  • Menunjukkan jenis alat bantu jahit dengan tepat
  • Menjelaskan fungsi masing-masing alat jahit dengan tepat
  • Menjelaskan fungsi masing-masing alat jahit bantu/ penunjang dengan tepat
  • G2.

    Menggunakan alat jahit

    • Urutan penggunaan:
    • Mesin jahit manual
    • Mesin penyelesaian (obras, lubang kancing, pasang kancing, kelim)

     

     

     

    • Mesin otomatis/ semi otomatis

     

     

     

    • Alat bantu/attachment pada mesin lurus; sepatu tutup tarik Alat lubang kancing Alat melipat, Alat pengerut
    • Mesin jahit industri pada lap coba dari bahan kartun/ blacu
  • Menggunakan alat jahit pokok
  • Memasang skoci, jarum, kumparan
  • Mengisi kumparan
  • Menggunakan mesin jahit manual
  • Menggunakan mesin penyelesaian (obras, lubang kancing, pasang kancing, kelim)
  • Menggunakan mesin otomatis/ semi otomatis
  • Setikan lurus
  • Setikan hias
  • Lubang kancing
  • Menggunakan alat bantu/ attachment pada mesin lurus
  • Menggunakan mesin jahit industri
  • Jahit lurus
  • Lengkung
  • Lingkar, Zigzag, tanpa menggunakan benang, dengan benang pada lap coba
  • Menggunakan mesin lubang kancing (industri)
  • Menggunakan mesin pasang kancing (industri)
  • G3.

    Memelihara alat jahit

    • Fungsi dan cara pemeliharaan alat jahit
    • Pra pemeliharaan/inventaris alat
    • Pemeliharaan alat jahit
    • Perbaikan alat jahit
    • Penyimpanan dan penataan alat
  • Menggunakan perangkat inventarisasi alat
  • Buku penggunaan alat
  • Buku peminjaman alat
  • Kartu pemeliharaan
  • Memelihara alat jahit secara rutin
  • Memperbaiki kerusakan kecil pada bagian-bagian mesin jahit
  • Menata dan menyimpan alat sesuai tempat dan jenis alat
  • G4.

    Memperhatikan dan menerapkan keselamatan kerja

    • Prinsin-prinsip keselamatan kerja :
    • Dasar-dasar kelistrikan
    • Cara bekerja yang benar (sistematika kerja)
    • Kewaspadaan dalam menggunakan alat
    • Penempatan alat yang tepat/sesuai dengan pencahayaan, sirkulasi udara, sikap kerja yang sehat dan nyaman
  • Menggunakan alat dengan menerapkan prinsip kesehatan dan keselamatan kerja
  • G5.

    Menerapkan penggunaan alat jahit

    • Langkah-langkah persiapan menjahit
    • Cara membuat rancangan bahan
  • Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan
  • Membuat lenan rumah tangga/handicraft dari bahan katun dengan menggunakan mesin manual, otomatis dan industri
  • G6.

    Menerapkan teknologi menjahit dengan tangan dan mesin untuk membuat produk

    • Teknologi menjahit dengan tangan dan mesin
  • Membuat macam-macam kampuh; balik, pipih, sarung.
  • Menjahit penyelesaian); kelim, rompok, depun, lapisan menurut bentuk, membuat rumah kancing dan memasang kancing
  • Membuat macam-macam, kerah, saku
  • Membuat macam-mcam tusuk dasar menghias kain
  • G7.

    Membaca sketsa mode busana

    • Analisis bagian-bagian busana sesuai dengan sketsa mode
  • Membuat perbandingan pada gambar sampai tepat dalam membentuk ukuran dari setiap busana
  • G8.

    Menyiapkan pola busana

    • Syarat pola yang baik
    • Cara menentukan peletakan pola sesuai dengan kebutuhan
  • Memeriksa seluruh bagian pola sesuai sketsa mode
  • Memahami bagian-bagian busana
  • G9.

    Membaca sketsa lenan rumah tangga

    • Analisis bagian-bagian lenan rumah tangga
  • Membuat perbandingan pada gambar secara tepat dalam membentuk ukuran dari setiap lenan rumah tangga
  • G10.

    Menyiapkan pola lenan rumah tangga

    • Syarat pola yang baik
    • Memahami bagian-bagian lenan rumah tangga
    • Cara menentukan pola sesuai dengan kebutuhan
  • Memeriksa seluruh bagian pola
  •  

    • Menentukan pola sesuai dengan kebutuhan

    G11.

    Membuat uji coba

    • Membaca sketsa mode busana
    • Pemilihan bagian pola yang akan di uji coba
    • Pemeriksaan tanda-tanda pola
    • Peletakan pola pada bahan tekstil dengan memperhatikan : Arah serat, Corak bahan
    • Efisiensi penggunaan bahan
    • Pengguntingan bahan tekstil untuk pembuatan uji coba
    • Pemberian tanda pada uji coba
    • Penyusunan sistematika penjahitan sesuai sistematika penjahitan
    • Penyelesaian uji coba
    • Pengecekan kembali ketepatan antara gambar hasil uji coba dan bentuk tubuh pemakai
    • Penyeterikaan uji coba dengan teknik seterika yang benar
    • Cara menyeterika, mengisi air dan mengatur suhu;
    • Teknik menyeterika
    • Percobaan pada lap pencoba
  • Membaca sketsa mode busana
  • Memilih bagian pola yang sulit untuk di uji coba dan membuat uji coba pola
  • Memeriksa tanda-tanda pola
  • Meletakkan pola pada bahan tekstil
  •  

    • Membuat uji coba
    • Memberikan tanda pada uji coba
    • Menjahit uji coba sesuai sistematika penjahit
    • Menyelesaikan uji coba
    • Mengecek ketepatan antara gambar uji coba dan bentuk tubuh pemakai
    • Menyeterika uji coba
    • Menyeterika setiap bagian busana
    • Menyeterika sesuai arah benang
    • Menyeterika dengan menggunakan alat sesuai dengan tertib kerja

    G12.

    Meletakkan pola pada bahan tekstil

    • Peletakan pola pada berbagai macam lebar bahan tekstil (90 cm, 115 cm, 150 cm)
    • Peletakan pola pada berbagai macam corak (searah, dua arah)
    • Syarat-syarat tekstil pada saat meletakkan pola dan efisiensi bahan
  • Meletakkan pola pada berbagai macam lebar bahan tekstil (90cm, 115 cm, 150 cm)
  • Meletakkan pola pada berbagai macam corak (searah, dua arah)
  • Meletakkan pola pada berbagai macam tekstur bahan tekstil (berkilau, kusam, berbulu)
  • G13.

    Menggunting bahan tekstil

    • Pengguntingan bahan tekstil sesuai sifatnya
    • Pengoperasian alat gunting manual, berdaya listrik dengan memperhatikan keselamatan kerja
    • Pemeliharaan alat gunting bahan tekstil
    • Penghitungan kebutuhan bahan untuk perorangan
    • Penghitungan kebutuhan bahan dalam jumlah banyak (masal) dikoordinasikan dengan guru matematika)
    • Pengguntingan bahan untuk perorangan
    • Pengguntingan bahan dalam jumlah banyak (masal)
  • Menggunting bahan tekstil dengan alat gunting manual dan berdaya listrik dengan memperhatikan keselamatan kerja
  • Memelihara alat gunting bahan tekstil
  •  

    • Menghitung kebutuhan bahan untuk perorangan dan dalam jumlah banyak (masal)
    • Menggunting bahan untuk perorangan dan dalam jumlah banyak (masal)

    G14.

    Memindahkan tanda pola pada bahan tekstil

    • Teknik pemindahan tanda pola sesuai sketsa mode, tekstur, bahan dan corak bahan tekstil
    • Menggunakan karbon jahit
    • Menggunakan rader
    • Menggunakan kapur jahit
    • Menggunakan bagian-bagian busana yang harus diberi tanda
  • Memindahkan tanda pola sesuai sketsa mode, tekstur bahan tekstil dan corak bahan tekstil
  • G15.

    Menjahit lenan rumah tangga dan busana sesuai dengan teknologi menjahit

    • Penjahitan lenan rumah tangga dan busana sesuai gambar/ sketsa mode dan bahan tekstil
    • Pengawasan mutu lenan rumah tangga
    • Penanganan bahan limbah
  • Menjahit sesuai dengan teknologi menjahit
  •  

    • Melaksanakan pengawasan mutu produk yang dibuat
    • Menangani bahan limbah

    G16.

    Memindahkan gambar hiasan pada bahan tekstil

    • Macam-macam teknik memindahkan gambar hiasan ke berbagai bahan tekstil :
    • Menggunakan karbon jahit
    • Menggunakan rader
  • Memindahkan gambar hiasan pada berbagai bahan tekstil dengan menggunakan karbon
  • G17.

    Menghias/memasang garnitur pada lenan rumah tangga dan busana serta pelengkapnya

    • Macam-macam teknik menghias pada kain:
    • Pengertian teknik menghias pada kain bagi
    • Syarat-syarat suatu hiasan
    • Teknik menghias pada kain
    • Teknik bekerja
    • Teknik tusuk silang
    • Teknik sisipan tula
    • Merubah corak

     

     

     

    • Macam-macam teknik menghias pada kain tenunan rapat
    • Teknik sulaman fantasi
    • Teknik sulaman bebas
    • Aplikasi
    • Teknik melekatkan pita/ benang
  • Menghias pada kain bagi sesuai gambar hiasan
  •  

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    • Menghias pada kain tenunan rapat

    G18.

    Mengepas dan memperbaiki busana

    • Cara mengepas dan memperbaiki busana
  • Mengepas dan memperbaiki busana
  • G19.

    Menyelesaikan busana

    • Penyelesaian busana
  • Menyelesaikan setiap bagian busana sesuai teknik penyelesaian
  • G20.

    Melakukan pengawasan mutu (quality control) lenan rumah tangga dan busana

    • Pengawasan mutu terhadap :
    • Ukuran
    • Jahitan
    • Gambar hiasan
  • Melakukan pengawasan mutu : ukuran, jahitan dan gambar hiasan
  • G21.

    Melakukan pengemasan (packaging) lenan rumah tangga dan busana

    • Pengertian pengemasan
    • Macam-macam teknik pengemasan :
    • Dilipat
    • Digantung
  • Mengemas hasil lenan rumah tangga dan busana
  • G22.

    Menghitung harga jual lenan rumah tangga dan busana

    • Perhitungan harga jual lenan rumah tangga dan busana
  • Menghitung harga jual lenan rumah tangga dan busana
  • G23.

    Melakukan promosi statis (penataan dasar) dan Dinamis (peragaan dasar)

    • Penataan statis (pameran, display, bazaar) lenan rumah tangga dan busana
    • Arti dan tujuan penataan :
    • Jenis penataan
    • Peralatan dan bahan yang dipakai
    • Macam-macam teknik penataan
    • Pembuatan perencanaan penataan (proposal)
    • Tujuan dan tempat penataan
    • Waktu
    • Bahan utama dan bahan pelengkap
    • Pelaksanaan
    • Evaluasi
    • Perbaikan

     

     

     

     

     

     

     

    • Penataan dinamis (peragaan busana)
    • Arti dan tujuan peragaan
    • Fungsi peragaan
    • Jenis busana yang akan diragakan dan properti
    • Panggung, musik, pencahayaan
    • Kepegawaian
    • Perencanaan peragaan proposal
    • Tujuan tempat
  • Menata hasil lenan rumah tangga dan busana
  •  

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    • Memperagakan busana

     

    G24.

    Mengendalikan usaha lenan rumah tangga dan busana

    • Pengendalian usaha :
    • Kendali mutu
    • Tepat waktu
    • SDM

    (Hasil praktik pengendalian yang dilakukan implisit dalam pembuatan lenan rumah tangga/busana dan pelengkapnya

    • Menerapkan kendali mutu, tepat waktu, SDM, dalam proses pembuatan lenan rumah tangga/ busana dan pelengkapnya

     

     

    8. MEMBUKA USAHA BUSANA

    Tingkat II : 80 Jam Pembelajaran

     

    No.

    KOMPETENSI/

    SUB KOMPETENSI

    PEMBELAJARAN

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

    H.

    Membuka Usaha Busana

     

     

    H1.

    Mengindetifikasi karakteristik usaha busana

    • Definisi usaha busana, berdasarkan :
    • total aset
    • total penjualan bersih per tahun
    • status kepemilikan
    • Peran dan fungsi usaha kecil
    • Penyediaan barang dan jasa
    • Penyerapan tenaga kerja
    • Pemerataan pendapatan
    • Memberi nilai tambah bagi produk jasa daerah
    • Meningkatkan taraf hidup
    • Kelebihan usaha kecil dibandingkan usaha menengah dan besar
    • Inovatif
    • Lebih akrab
    • Lebih dekat
    • Lebih fleksibel
    • Kebijakan Pemerintah tentang usaha kecil (UU No. 9 tahun 1995)
    • Iklim usaha
    • Pembinaan dan pengembangan
    • Pembiayaan dan jaminan
    • Izin usaha
  • Memanfaatkan kelebihan usaha kecil
  • Mengisi SPI
  • H2.

    Memilih produk dan jasa

    • Sumber informasi dan cara melihat peluang
    • Pemilihan produk/ jasa yang akan dipasarkan
  • Mengidentifikasi sumber-sumber informasi usaha untuk memperoleh peluang
  • Memilih produk/ jasa yang akan dipasarkan
  • H3.

    Memilih bentuk usaha busana

    • Pemilihan bentuk usaha busana
    • Cara-cara sub kontrak
    • Karakteristik waralaba
    • Prinsip bermitra usaha
  • Menentukan bentuk usaha kecil
  • Bernegosiasi dalam bermitra usaha
  • H4.

    Membuat rencana

    Usaha Busana

    • Manfaat perencanaan usaha
    • Penyusunan rencana usaha
  • Membuat rencana kerja usaha sederhana
  • Mengisi format isian perencanaan usaha kecil
  •  

     

     

     

     

     

     

    9. SKETSA MODE II

    Tingkat II : 80 Jam Pembelajaran

     

    No.

    KOMPETENSI/

    SUB KOMPETENSI

    PEMBELAJARAN

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

    I.

    Membuat sketsa mode II

     

     

    I1.

    Menerapkan dasar mode pada pembuatan sketsa mode busana dengan penyelesaian gambar secara basah

    • Bagian-bagian tubuh
    • Proporsi tubuh wanita
    • Pembuatan gambar busana sesuai sketsa mode (blus/ kemeja bermodel, rok bermodel, gaun/ bebe bermodel celana panjang bermodel) dalam bentuk gambar 2 dimensi
    • Penyelesaian gambar secara basah
  • Membuat bagian-bagian tubuh
  • Membuat sketsa proporsi tubuh wanita berbagai gaya
  • Membuat gambar kerja sesuai sketsa mode Blus/kemeja bermodel, Rok bermodel, Gaun/ bebe bermodel, Celana panjang bermodel dalam bentuk 2 dimensi
  • Menyelesaikan gambar secara basah
  • I2.

    Menerapkan dasar hiasan pada pembuatan sketsa mode busana

    • Pembuatan gambar kerja dan gambar sajian
    • Teknik penyelesaian gambar secara basah
  • Membuat gambar hiasan pada busana dengan penyelesaian secara basah
  • I3.

    Membuat sketsa mode busana dan pelengkapnya

    • Pembuatan gambar kerja sesuai sketsa mode (blus/kemeja, rok, gaun/bebe, celana panjang)
    • Gambar sajian sesuai sketsa mode dan bahan tekstil
  • Membuat gambar kerja sesuai sketsa mode blus/kemeja, rok,gaun/bebe,celana panjang)
  • Membuat gambar sajian sesuai sketsa mode dan bahan tekstil (blus/kemeja, rok, gaun/bebe, celana panjang)
  • I4.

    Membuat gambar kerja

    • Pembuatan gambar kerja busana sesuai sketsa mode
  • Membuat gambar kerja busana sesuai sketsa mode
  •  

     

     

     

     

    10. PEMECAHAN POLA DASAR

    Tingkat II : 360 Jam Pembelajaran

     

    No.

    KOMPETENSI/

    SUB KOMPETENSI

    PEMBELAJARAN

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

    J.

    Membuat pola sesuai sketsa mode

     

     

    J1.

    Merubah pola dasar sesuai sketsa pola

    • Pola rok sesuai sketsa mode
    • Pengertian rok
    • Tujuan pembuatan rok
    • Fungsi rok
    • Pembuatan pola rok sesuai sketsa mode

     

     

    • Pola blus/ kemeja sesuai sketsa mode
    • Pengertian blus/ kemeja
    • Tujuan pembuatan blus/ kemeja
    • Fungsi blus/ kemeja
    • Cara membaca gambar sketsa mode
    • Cara pengambilan ukuran untuk pembuatan blus/ kemeja (panjang blus, dalam kerung leher, panjang lengan)
    • Persiapan pola dasar badan muka dan belakang.
    • Teknik pembuatan pola kerah
    • Pecah pola sesuai dengan sketsa mode
    • Tanda-tanda pola blus/ kemeja
    • Uji coba pola blus/ kemeja
    • Pola gaun/ bebe
    • Pengertian gaun/bebe dengan/ tanpa garis pinggang (sack dress)
    • Tujuan pembuatan gaun/ bebe
    • Fungsi gaun
    • Membaca sketsa mode
    • Siluet A/H
    • Bentuk lengkung leher
    • Macam lengan
    • Garis hias
    • Garis pinggang
    • Bentuk gaun/ bebe bagian bawah
    • Pembuatan pola gaun/ bebe
    • Uji coba pola gaun/ bebe
    • Pola celana panjang sesuai sketsa mode : Pengertian, tujuan pembuatan dan fungsi celana panjang
    • Membaca sketsa mode celana panjang
    • Bagian-bagian celana panjang
    • Pembuatan pola celana panjang sesuai sketsa mode

     

     

     

    • Pola anak : Pengertian, tujuan pembuatan dan fungsi busana anak
    • Membaca sketsa mode busana anak
    • Bagian-bagian busana anak
    • Macam-macam garnitur
    • Cara membuat pola busana anak

     

     

     

     

    • Pelengkap busana (tas, topi, syal, dasi, sandal, sapu tangan, dompet, dll.)
    • Fungsi dan kegunaan pelengkap busana
    • Cara membuat pelengkap busana
    • Pengaturan sistematika kerja, lingkungan kerja rapi dan indah :
    • Pengembangan efisiensi kerja
    • Penggunaan bahan sehemat mungkin
    • Pemeliharan lingkungan kerja
    • Penyusunan secara rapi semua pola yang telah selesai
    • Penanggulangan bahan limbah

     

    • Cara pengecekan pola (pengawasan mutu pola)
  • Membuat kliping ulasan macam-macam gambar rok dengan memperhatikan bagian-bagian dan bentuk rok
  • Mengambil ukuran rok
  • Membuat pola rok sesuai sketsa mode
  • Membuat tanda-tanda pola rok
  • Menguji coba pola rok
  • Membuat kliping ulasan macam-macam gambar blus/ kemeja dengan memperhatikan:
  • Bagian-bagian blus/ kemeja
  • Bentuk blus/ kemeja
  •  

     

    • Mengambil ukuran blus/ kemeja

     

    • Menyiapkan pola dasar badan muka dan belakang.
    • Membuat pola kerah
    • Membuat pola blus/ kemeja sesuai dengan sketsa mode
    • Membuat tanda-tanda pola blus/ kemeja
    • Menguji coba pola blus/ kemeja
    • Mengambil ukuran gaun/ bebe

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    • Membuat pola gaun sesuai dengan sketsa mode
    • Membuat tanda-tanda pola gaun/bebe
    • Menguji coba pola gaun
    • Mengambil ukuran celana panjang

     

     

     

     

    • Membuat pola celana panjang sesuai dengan sketsa mode
    • Membuat tanda-tanda pola celana panjang
    • Menguji coba pola celana panjang

     

     

     

     

     

     

    • Membuat pola dasar anak
    • Merubah pola dasar anak sesuai sketsa mode
    • Membuat tanda-tanda pola busana anak
    • Menguji coba bagian-bagian busana anak
    • Membuat pelengkap busana

     

     

     

     

     

    • Mengatur sistematika kerja, lingkungan kerja rapi-indah :
    • Mengembangkan efisiensi kerja
    • Menggunakan bahan sehemat mungkin
    • Memelihara lingkungan kerja
    • Menyusun dengan rapi semua pola yang telah selesai
    • Menanggulangi bahan limbah
    • Melakukan pengecekan (pengawasan mutu pola)

     

    J2.

    Membuat rancangan busana

    • Pengertian membuat rancangan bahan dan harga (kalkulasi bahan dan harga)
    • Rancangan bahan dan harga serta langkah kerjanya.
    • Rancangan bahan secara global dan terinci ;
    • Berbagai lebar bahan tekstil
    • Berbagai corak bahan tekstil (bergaris, berkotak, satu arah, dua arah)
    • Berbagai tekstur bahan tekstil
    • Tertib kerja
    • Rancangan harga ;
    • Bahan utama
    • Bahan pembantu
    • Garnitur

     

     

    • Membuat rancangan bahan dan harga (kalkulasi bahan dan harga)
    • Membuat rancangan bahan dan harga untuk pembuatan blus/ kemeja, rok dan gaun/ bebe, secara global dan terinci sesuai:
    • Lebar bahan tekstil
    • Corak bahan tekstil
    • Tekstur bahan tekstil
    • Membuat tertib kerja sesuai dengan sketsa mode busana yang akan dipraktekkan

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    11. MENJAHIT II

    Tingkat II : 520 Jam Pembelajaran

       

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

     

    K.

    Menjahit busana dan lenan rumah tangga dengan menerapkan teknologi menjahit yang halus

     

     

    K1.

    Menerapkan teknologi menjahit halus dengan tangan dan mesin un-tuk membuat produk

    • Teknologi menjahit dengan tangan dan mesin
  • Menjahit macam-macam kerah
  • Menjahit macam-macam lengan
  • Menjahit macam-macam saku bobok (saku dalam)
  • K2.

    Membaca sketsa mode busana

    • Analisis bagian-bagian busana dan lenan rumah tangga sesuai sketsa mode
  • Membuat perbanding-an pada gambar secara tepat dalam membentuk ukuran tiap busana
  • K3.

    Menyiapkan pola busana

    • Syarat pola yang baik
    • Cara menentukan peletakan pola sesuai dengan kebutuhan
  • Pemeriksaan pola :
  • Memeriksa seluruh bagian pola sesuai sketsa mode
  • Memahami bagian-bagian busana
  • K4.

    Membuat uji coba

    • Sketsa mode busana
    • Pemilihan bagian pola yang akan di uji coba
    • Pemeriksaan tanda-tanda pola
    • Peletakan pola pada bahan tekstil dengan memperhatikan: Arah serat, Corak bahan
    • Efisiensi penggunaan bahan
    • Pengguntingan bahan tekstil untuk pembuatan uji coba
    • Pemberian tanda pada uji coba
    • Sistematika penjahitan
    • Penyelesaian uji coba
    • Pengecekan kembali ketepatan antara gambar hasil uji coba dan bentuk tubuh pemakai
    • Penyeterikaan uji coba dengan teknik seterika
  • Membaca sketsa mode busana
  • Memilih bagian pola yang sulit untuk di uji coba dan membuat uji coba pola
  • Memeriksa tanda-tanda pola
  • Meletakkan pola pada bahan tekstil
  •  

    • Membuat uji coba
    • Memberikan tanda pada uji coba
    • Menjahit uji coba sesuai sistematika penjahitan
    • Menyelesaikan uji coba
    • Mengecek ketepatan antara gambar uji coba dan bentuk tubuh pemakai
    • Menyeterika uji coba

    K5.

    Meletakkan pola pada bahan tekstil halus

    • Syarat-syarat tekstil pada saat meletakkan pola dan efisiensi bahan
    • Peletakan pola pada berbagai macam lebar bahan tekstil (90 cm, 115 cm, 150 cm)
    • Peletakan pola pada berbagai macam corak (searah, dua arah)
    • Peletakan pola pada berbagai macam tekstur bahan tekstil (berkilau, kusam, berbulu)
  • Meletakkan pola pada berbagai macam lebar bahan tekstil (90cm, 115 cm, 150 cm)
  • Meletakkan pola pada berbagai macam corak (searah, dua arah)
  • Meletakan pola pada berbagai macam tekstur bahan tekstil (berkilau, kusam, berbulu)
  • K6.

    Menggunting bahan tekstil halus

    • Pengguntingan bahan tekstil sesuai sifatnya
    • Pengoperasian alat gunting manual, berdaya listrik dengan memperhatikan keselamatan kerja .
    • Pemeliharaan alat gunting bahan tekstil
    • Penghitungan kebutuhan bahan dalam jumlah banyak (masal) dikoordinasikan dengan guru matematika)
    • Pengguntingan bahan dalam jumlah banyak (masal)
  • Menggunting bahan tekstil dengan alat gunting manual dan berdaya listrik dengan memperhatikan keselamatan kerja
  • Memelihara alat gunting bahan tekstil
  • Menghitung kebutuhan bahan dalam jumlah banyak (masal)
  •  

    • Menggunting bahan dalam jumlah banyak (masal)

    K7.

    Memindahkan tanda pola pada bahan tekstil yang halus

    • Teknik memindahkan tanda pola sesuai : sketsa mode, tekstur, bahan dan corak bahan tekstil
    • Menggunakan jelujur renggang
  • Memindahkan tanda pola sesuai sketsa mode, tekstur bahan tekstil dan corak bahan tekstil dengan menggunakan jelujur renggang
  • K8.

    Menjahit (persiapan untuk mengepas

    • Teknik penjahitan busana
    • Langkah-langkah kerja
  • Menjahit sesuai dengan teknologi menjahit halus
  • K9.

    Mengepas dan memperbaiki busana

    • Cara mengepas dan memperbaiki busana
  • Mengepas dan memperbaiki busana
  • K10.

    Menghias/memasang garnitur pada busana serta pelengkapnya

    • Macam- macam teknik menghias pada kain:
    • Teknik sisipan tula
    • Holbein
    • Smock
    • Macam-macam teknik menghias pada kain tenun rapat
    • Sulaman Inggris
    • Sulaman Perancis
    • Sulaman ricehellieu
    • Teknik terawang
  • Menghias pada busana sesuai sketsa mode
  •  

     

     

    • Menghias pada kain tenunan rapat

    K11.

    Menyelesaikan busana

    • Teknik penyelesaian busana
  • Menyelesaikan setiap bagian busana sesuai teknik penyelesaian
  • K12.

    Membaca sketsa lenan rumah tangga

    • Analisis lenan rumah tangga sesuai dengan sketsa
  • Membuat perbandingan pada gambar secara tepat dalam membentuk ukuran setiap lenan rumah tangga
  • K13.

    Menyiapkan pola lenan rumah tangga

    • Syarat pola yang baik
    • Cara menentukan peletakan pola sesuai dengan kebutuhan
  • Memeriksa seluruh bagian pola sesuai sketsa lenan rumah tangga
  • Memahami bagian-bagian lenan rumah tangga
  • K14.

    Memindahkan gambar hiasan pada bahan tekstil

    • Teknik memindahkan gambar hiasan ke berbagai bahan tekstil :
    • Menggunakan kertas
    • Menggunakan sinar dari kaca dan pinsil
  • Memindahkan gambar hiasan pada berbagai bahan tekstil
  • K15.

    Menjahit lenan rumah tangga sesuai dengan teknologi menjahit

    • Penjahitan lenan rumah tangga sesuai sketsa
    • Menjelaskan pengawasan mutu lenan rumah tangga
    • Menjelaskan penanganan bahan limbah
  • Menjahit lenan rumah tangga sesuai dengan teknologi menjahit
  • Melaksanakan pengawasan mutu produk yang dibuat
  • Menangani bahan limbah
  • K16.

    Melakukan pengawasan mutu (quality control) lenan rumah tangga dan busana

    • Pengawasan mutu terhadap :
    • Ukuran
    • Jahitan
    • Gambar hiasan
  • Melakukan pengawasan mutu : ukuran, jahitan dan gambar hiasan
  • K17.

    Melakukan pengemasan (packaging) lenan rumah tangga dan busana

    • Pengertian pengemasan
    • Macam-macam teknik pengemasan :
    • Dilipat
    • Digantung
  • Mengemas hasil lenan rumah tangga dan busana
  • K18.

    Menghitung harga jual lenan rumah tangga dan busana

    • Perhitungan harga jual lenan rumah tangga dan busana
  • Menghitung harga jual lenan rumah tangga dan busana
  • K19.

    Melakukan promosi statis (penataan) dan dinamis (peragaan)

    • Penataan statis (pameran, display, bazaar) lenan rumah tangga dan busana
    • Arti dan tujuan penataan :
    • Jenis penataan
    • Peralatan dan bahan
    • Macam teknik penataan
    • Pembuatan perencanaan penataan (proposal)
    • Tujuan dan tempat penataan
    • Waktu
    • Bahan utama dan pelengkap
    • Pelaksanaan, evaluasi, perbaikan
    • Penataan dinamis (peragaan busana)
    • Arti dan tujuan peragaan
    • Fungsi peragaan
    • Jenis busana yang akan diperagakan dan properti
    • Panggung, musik, pencahayaan
    • Kepegawaian
    • Perencanaan peragaan (proposal)
    • Tujuan tempat
  • Menata hasil lenan rumah tangga dan busana
  •  

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    • Memperagakan busana

     

    K20.

    Mengendalikan usaha lenan rumah tangga dan busana

    • Pengendalian usaha :
    • Kendali mutu
    • Tepat waktu
    • SDM

    (Hasil praktik pengendalian yang dilakukan implisit dalam pembuatan lenan rumah tangga/busana dan pelengkapnya

    • Menerapkan kendali mutu, tepat waktu, SDM, dalam proses pembuatan lenan rumah tangga/ busana dan pelengkapnya

     

     

     

    12. PAKET KEAHLIAN

    Tingkat III : 1432 Jam Pembelajaran

     

    No.

    KOMPETENSI/

    SUB KOMPETENSI

    PEMBELAJARAN

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

    L.

    Membuat gambar kerja (visualizer)

     

     

    L1.

    Membuat sketsa mode busana

    • Dasar-dasar sketsa mode busana :
    • Proporsi tubuh wanita, pria, anak dengan berbagai gaya
    • Aksesori busana (tas, dompet, sepatu, topi, syaal, dan lain-lain)
  • Membuat sketsa mode busana diatas proporsi tubuh dengan berbagai gaya
  • L2.

    Membuat sketsa mode busana sesuai kesempatan, usia dan bentuk tubuh

    • Sketsa mode busana untuk berbagai kesempatan :
    • Busana kerja
    • Busana pesta
    • Busana rekreasi/santai
    • Sketsa mode busana menurut usia :
    • Anak
    • Remaja
    • Dewasa
    • Sketsa mode busana menurut postur/bentuk tubuh Ideal :
    • Kurus
    • Gemuk
    • Pendek
    • Tinggi
    • Dan lain-lain
  • Membuat sketsa mode busana sesuai kesempatan, usia dan bentuk tubuh
  • Membuat sketsa mode busana dengan teknik penyelesaian
  • Kering
  • Basah
  • L3.

    Membuat sketsa mode busana dengan teknik penyelesaian sesuai bahan tekstil

    • Teknik penyelesaian gambar sesuai bahan tekstil
    • Teknik penyelesaian gambar sesuai bahan tekstil :
    • Kusam/katun
    • Tembus terang/chiffon
    • Berbulu/beludru
    • Timbul/brokat dan lain-lain
    • Teknik penyelesaian gambar 3 dimensi
  • Menyelesaikan/ mengisi kotak/ bidang yang telah disediakan sesuai bahan tekstil
  • Membuat sketsa mode busana dengan teknik penyelesaian sesuai bahan tekstil (kering/ basah)
  • L4.

    Menerjemahkan sketsa mode busana untuk mengubah pola (gambar kerja)

    • Analisis sketsa mode busana
  • Menterjemahkan sketsa mode busana untuk mengubah pola
  • L5.

    Mengutip dan mengembangkan sketsa mode busana

    • Teknik mengutip
    • Pengembangan sketsa mode busana sesuai pesanan
  • Mengutip sketsa mode busana
  • Mengembangkan satu sketsa mode busana menjadi 3 sketsa mode bu-sana bervariasi yang sesuai/ serasi dengan penyelesaian kering dan basah
  • Pembuatan Gambar Pola
  •  

    No.

    KOMPETENSI/

    SUB KOMPETENSI

    PEMBELAJARAN

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

    M.

    Membuat Pola

     

     

    M1.

    Membuat pola sesuai sketsa mode

    • Cara-cara membaca sketsa mode (deux piece; three piece)
    • Pengertian deux piece, three piece
  • Membaca gambar
  • Membuat/merubah pola sesuai dengan sketsa mode
  • Memilih sketsa mode (deux fiece, three piece)
  • M2.

    Membuat pola dan memperbaiki pola sesuai sketsa mode

    • Analisa bentuk tubuh model
    • Teknik pengambilan ukuran badan yang diperlukan
    • Teknik pembuatan pola busana

     

     

    • Cara-cara memperbaiki pola yang tepat pada bentuk tubuh model :
    • Cara memperbaiki panjang punggung
    • Cara memperbaiki panjang muka
    • Cara memperbaiki lebar bahu
    • Cara memperbaiki garis pinggang
    • Cara memperbaiki garis sisi rok
  • Menentukan bentuk tubuh model
  • Memilih pola dasar yang sesuai dengan bentuk tubuh model
  • Mengambil ukuran sesuai dengan kebutuhan
  • Membuat pola sesuai dengan teknik dan ukuran yang diperlukan
  • Membuat dan memperbaiki pola sesuai dengan sketsa mode dan bentuk tubuh model
  • Memperbaiki panjang punggung
  • Memperbaiki panjang muka
  • Memperbaiki lebar bahu
  • Memperbaiki garis pinggang
  • Memperbaiki garis sisi rok
  • Pembuatan Busana Tailoring
  •  

    No.

    KOMPETENSI/

    SUB KOMPETENSI

    PEMBELAJARAN

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

    N.

    Membuat busana tailoring

     

     

    N1.

    Membuat busana bagian atas

    • Pembuatan blazer
    • Pengertian sistem tailoring
    • Pembuatan pola blazer:
    • Pola badan
    • Pola lengan
    • Pola kerah
    • Pembuatan pola lapisan (furing )
    • Lapisan/furing badan
    • Lapisan/furing lengan
    • Lapisan/furing kerah
    • Pengawasan mutu
    • Penjahitan blazer :
    • Pengguntingan blazer (Peletakkan pola di atas bahan tekstil, pemberian tanda pola pada bahan tekstil, pengguntingan)
    • Penjelujuran (bagian badan, bagian lengan, bagian kerah, bagian keseluruhan)
    • Pengepasan dan perbaikan (perbaikan pola sesuai hasil mengepas pola)
    • Perbaikan pada blazer
    • Penjelujuran ulang
    • Teknik menjelujur (bagian badan, bagian lengan, bagian kerah, bagian lapisan, lengan muka)
    • Teknik menyeterika (kampuh lengan , belahan lengan kampuh sisi, tengah, belakang, lapisan tengah muka)
    • Teknik menggunting dan menjelujur furing lapisan
    • Teknik menjahit furing
    • Teknik membuat saku klep atas paspoal : (klep, bibir klep)
    • Teknik menyatukan/ menyambung bagian badan lengan dengan bagian furing
    • Teknik menyelesaikan kerah : (Penyempurnaan pola kerah dan lapisan kerah, Pengguntingan bahan utama dan lapisan kerah, Penjelujuran dan penjahitan kerah)
    • Teknik memasang lapisan bagian muka/memasang kerah pada kerung leher
    • Penyelesaian akhir
    • Pemasangan kancing, Rumah kancing, kelim
    • Pengemasan (packing) blazer
    • Penataan dan peragaan blazer

     

     

    • Pengendalian mutu
    • Kendali mutu
    • Tepat waktu
    • SDM

     

     

    • Membuat pola blazer

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    • Membuat blazer dengan teknik tailoring
    • Melakukan pengawasan mutu pola
    • Menjahit blazer/ sesuai teknik pembuatan busana tailoring
    • Melakukan pengawasan mutu blazer

     

     

    • Melakukan jelujur bagian badan
    • Merapikan kampuh dengan setrika

     

    • Menggunting dan menjelujur furing
    • Menjahit furing
    • Membuat saku klep atas
    • Menyatukan bagian badan lengan dengan bagian furing
    • Menyelesaikan kerah

     

     

     

     

    • Memasang lapisan bagian muka

     

     

     

     

    • Mengemas blazer
    • Menata dan memperagakan blazer dengan blus dalam/ kemeja dan rok/ celana panjang
    • Menerapkan kendali mutu, tepat waktu, SDM dalam proses pembuatan busana dan pelengkapnya (Hasil praktek pengelolaan yang dilakukan implisit dalam pembuatan busana dan pelengkapnya

    N2.

    Membuat busana bagian bawah

    • Menjelaskan pembuatan rok sistem tailoring :
    • Pengertian rok sistem tailoring
    • Pemberian tanda pola (pemberian nomor)
    • Menjelaskan penjahitan rok :
    • Penyusutan bahan tekstil
    • Pengguntingan bahan
    • Penjelujuran
    • Pengepasan
    • Penyesuaian dan perbaikan rok pada pola
    • Penjelujuran ulang
    • Penjahitan (tengah belakang, tutup tarik, sisi, belahan)
    • Penyeterikaan
    • Pengguntingan furing rok (lapisan rok)
    • Penjahitan furing
    • Penyatuan furing dengan lapisan bagian baik rok
    • Penyelesaian akhir
    • Pengawasan mutu rok
    • Pengemasan (packaging) rok

     

     

     

     

    • Penataan dan peragaan rok

     

     

     

     

     

    • Membuat rok tailoring

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    • Melakukan pengawasan mutu rok
    • Mengemas rok, siap ditata dan diragakan dengan blazer
    • Menerapkan kendali mutu, tepat waktu, SDM dalam proses pembuatan busana dan pelengkapnya
    • Menata dan meperagakan rok dengan blus dalam dan blazer