Free Web Hosting Provider - Web Hosting - E-commerce - High Speed Internet - Free Web Page
Search the Web

 

 

KURIKULUM

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

 

GARIS-GARIS BESAR

PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

 

P R O D U K T I F

 

BIDANG KEAHLIAN TEKNOLOGI TEKSTIL

PROGRAM KEAHLIAN TEKNOLOGI PENYEMPURNAAN TEKSTIL

 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

EDISI 1999

 

A. POLA PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

TEKNISI PEMINTALAN SERAT BUATAN

TEKNISI PEMBUATAN BENANG

TEKNISI

PEMBUATAN KAIN

TEKNISI PENYEMPURNAAN TEKSTIL

TEKNISI

PRODUKSI PAKAIAN JADI

 

PENGENDALIAN MUTU SERAT BUATAN

PEMINTALAN SERAT BUATAN

PENGENDALIAN MUTU BENANG

PEMBUATAN BENANG

PENGENDALIAN MUTU KAIN

PERAWATAN DAN PERBAIKAN MESIN-MESIN PEMBUAT KAIN

PEMBUATAN KAIN

PENGENDALIAN MUTU PENYEMPURNAAN TEKSTIL

PENYEMPURNAAN TEKSTIL

PENGENDALIAN MUTU KAIN DAN PAKAIAN JADI

PRODUKSI PAKAIAN JADI

TEKNOLOGI PEMINTALAN SERAT BUATAN

TEKNOLOGI PEMBUATAN BENANG

TEKNOLOGI PEMBUATAN KAIN

TEKNOLOGI PENYEMPURNAAN TEKSTIL

TEKNOLOGI PRODUKSI PAKAIAN JADI

TEKNOLOGI TEKSTIL

  1. TUJUAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

PROGRAM KEAHLIAN TEKNOLOGI PENYEMPURNAAN TEKSTIL

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) program keahlian Teknologi Penyempurnaan Tekstil sebagai bagian dari pendidikan menengah bertujuan menyiapkan siswa/ tamatan:

  1. Memasuki lapangan kerja serta dapat mengembangkan sikap profesional dalam lingkup keahlian Teknologi Tekstil, khususnya Teknologi Penyempurnaan Tekstil.
  2. Mampu memilih karir, mampu berkompetisi dan mampu mengembangkan diri dalam lingkup keahlian Teknologi Tekstil, khususnya Teknologi Penyempurnaan Tekstil.
  3. Menjadi tenaga kerja tingkat menengah untuk mengisi kebutuhan dunia usaha dan industri pada saat ini maupun masa yang akan datang dalam lingkup keahlian Teknologi Tekstil, khususnya Teknologi Penyempurnaan Tekstil.
  4. Menjadi warga negara yang produktif, adaptif dan kreatif.

 

C. JABATAN DAN LINGKUP PEKERJAAN

Jabatan tamatan program keahlian ini adalah Teknisi Penyempurnaan Tekstil dengan lingkup pekerjaan :

  1. Pengendalian Mutu Penyempurnaan Tekstil
  2. Penyempurnaan Tekstil

 

D. KOMPETENSI TAMATAN

Tamatan program keahlian Teknologi Penyempurnaan Tekstil dapat menampilkan diri sebagai manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, sehat jasmani dan rohani, berkepribadian yang mantap dan mandiri serta mempunyai tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

Kompetensi produktif yang dimiliki tamatan program keahlian Teknologi Penyempurnaan Tekstil adalah seperti tercantum pada profil kompetensi tamatan berikut:

 

PROFIL KOMPETENSI TAMATAN

PROGRAM KEAHLIAN TEKNOLOGI PENYEMPURNAAN TEKSTIL

Kompetensi

 

Sub Kompetensi

 

 

 

 

A.

Menguasai dasar-dasar teknologi tekstil

 

A1.

Menguasai dasar-dasar pengolahan serat-serat tekstil

 

A2.

Menguasai dasar

dasar pembuatan benang

 

A3.

Menguasai dasar-dasar pembuatan kain

 

 

 

 

 

 

 

 

 

A4.

Menguasai dasar-dasar penyempurnaan tekstil

 

A5.

Menguasai dasar-dasar pembuatan pakaian jadi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B.

Menguasai bahan tekstil

 

B1.

Mengidentifikasi macam-macam bahan tekstil

 

B2.

Mengidentifikasi polimer serat tekstil

 

B3.

Mengidentifikasi serat tekstil

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B4.

Menguji sifat-sifat serat tekstil

 

B5.

Mengidentifikasi macam-macam jenis kain

 

B6.

Mengidentifikasi macam-macam benang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

B7.

Mengidentifikasi dan mengklasifikasi macam-macam kain

 

B8.

Memahami kegunaan bahan tekstil

 

 

 

 

 

 

 

 

 

C.

Membuat gambar teknik

 

C1.

Menggunakan jenis peralatan dan standarisasi gambar teknik

 

C2.

Menguasai dasar-dasar proyeksi

 

C3.

Menggambar bagian-bagian peralatan pada mesin-mesin tekstil

 

 

 

 

 

 

 

 

 

C4.

Menginterpretasikan gambar teknik

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

D.

Menguasai dasar-dasar perawatan dan perbaikan

 

D1.

Memahami dan menerapkan konsep kesehatan dan keselamatan kerja

 

D2.

Menggunakan peralatan bengkel

 

D3.

Melaksanakan kerja bangku

 

 

 

 

 

 

 

 

 

D4.

Memperbaiki dan membuat komponen mesin tekstil

 

D5.

Menerapkan konsep dasar kelistrikan

 

D6.

Membaca gambar rangkaian listrik

 

 

 

 

 

 

 

 

 

D7.

Menerapkan prinsip-prinisip dasar mekanik

 

D8.

Melaksanakan perawatan sederhana

 

 

 

 

 

 

 

 

 

E.

Mengendalikan mutu penyempurnaan serat dan benang

 

E1.

Menguasai konsep pengendalian mutu terpadu

 

E2.

Menentukan metode pengendalian

 

E3.

Menguji bahan serat dan benang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

E4.

Menyajikan dan mengolah data

 

E5.

Mengevaluasi hasil pengujian

 

 

 

 

 

 

 

 

 

F.

Menguasai teknik analisis zat

 

F1.

Mengelola Peralatan Lab dan Bahan Kimia

 

F2.

Menganalisis kadar zat pembantu tekstil

 

F3.

Mengidentifikasi zat warna tekstil

 

 

 

 

 

 

 

 

 

F4.

Mengelola air untuk proses penyempurnaan tekstil

 

F5.

Mengelola air limbah industri penyempurnaan tekstil

 

 

 

 

 

 

 

 

 

G.

Menguasai proses penyempurnaan tekstil

 

G1.

Melaksanakan proses persiapan penyempurnaan tekstil

 

G2.

Melaksanakan proses pengelantangan

 

G3.

Melaksanakan proses pencelupan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

G4.

Menyiapkan bahan baku dan bahan pembantu

 

G5.

Menyiapkan mesin-mesin penyempurnaan

 

 

H.

Mengelola produksi penyempurnaan tekstil

 

H1.

Melaksanakan prinsip-prinsip perencanaan dan pengendalian produksi

 

H2.

Menerapkan prinsip organisasi pada industri penyempurnaan tekstil

 

H3.

Menghitung harga pokok persatuan hasil produksi

 

 

 

 

 

 

 

I.

Mengendalikan mutu produksi pembuatan tekstil

 

I1.

Menguji bahan tekstil

 

I2.

Menyajikan dan mengolah data

 

I3.

Mengevaluasi hasil pengujian

 

 

 

 

 

 

 

J.

Proses penyempurnaan Tekstil

 

J1.

Melaksanakan proses pencapan

 

J2.

Melaksanakan proses penyempurnaan khusus

 

J3.

Melaksanakan perawatan dan perbaikan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

J4.

Menangani utitlity bidang penyempurnaan tekstil

 

J5.

Melaksanakan proses penyempurnaan

 

J6.

Mengevaluasi hasil proses penyempurnaan tekstil

F. SUSUNAN PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

KEAHLIAN TEKNOLOGI PENYEMPURNAAN TEKSTIL

 

PROGRAM

PENDIDIKAN DAN PELATIHAN

JAM PEMBELAJARAN

Tk. I

Tk. II

Tk. III

PROGRAM NORMATIF

1. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

2. Pendidikan Agama

3. Bahasa dan Sastra Indonesia

4. Pendidikan Jasmani dan Kesehatan

5. Sejarah Nasional dan Sejarah Umum

80

80

80

80

80

80

80

80

80

80

32

32

32

32

32

PROGRAM ADAPTIF

1. Matematika

2. Bahasa Inggris

3. Fisika

4. Kimia

  1. Komputer
  2. Kewirausahaan

240

120

120

80

80

40

240

120

120

80

-

40

96

48

48

32

-

32

PROGRAM PRODUKTIF

1. Teknologi Tekstil

2. Bahan Tekstil

3. Gambar Teknik

4. Dasar-dasar Perawatan dan Perbaikan

5. Pengujian Serat dan Benang

6. Kimia Analisis Penyempurnaan Tekstil

7. Pengelantangan dan Pencelupan

8. Pengelolaan Produksi Penyempurnaan Tekstil

9. Paket Keahlian :

Pengendalian Mutu Penyempurnaan Tekstil

Penyempurnaan Tekstil

340

260

120

200

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

160

240

600

-


-

-

-

-

-

-

-

-

-

104

160

1120

JUMLAH JAM PEMBELAJARAN

2000

2000

1800

Keterangan :

  1. Waktu Belajar efektif per tahun untuk Tingkat I dan II minimum 40 minggu dan untuk tingkat III minimum 36 minggu; waktu pembelajaran maksimum 50 jam pelajaran per minggu; 45 menit per jam pelajaran;
  2. Jam pembelajaran adalah alokasi waktu untuk pelaksanaan PBM termasuk untuk evaluasi sumatif.evaluasi yang dimaksud adalah tes untuk satu atau beberapa pokok bahasan dalam program normatif dan adaftif dan test untuk pencapaian suatu kompetensi dalam program produktif;
  3. Pelaporan administratif dan akademik kemajuan program pendidikan dan pelatihan dilakukan setiap semester atau minimal 2 kali setiap tahun pembelajaran.
  4. Alokasi waktu untuk pebelajaran praktik adalah program produktif minimal 70% (teori maksimal 30%)
  5. Pengaturan waktu pembelajaran dalam bentuk jadwal mingguan dalam 1 tahun dilakukan oleh masing-masing sekolah dengan memperhatikan :

  1. Keutuhan dan ketuntasan penguasaan kompetensi
  2. Kesinambungan proses pembelajaran
  3. Efisiensi penggunaan sumber daya pendidikan

  1. Keahlian produktif dilaksanakan di industri atau sebagian di sekolah.
  2. Waktu praktek kerja industri diatur sebagai berikut :

  1. Minimum 6 bulan kerja, mengikuti minggu dan jam kerja industri
  2. Boleh lebih 6 bulan kerja jika kegiatan bekerja di industri memberi nilai tambah yang lebih tinggi dibandingkan dengan kegiatan belajar di sekolah.
  3. Kegiatan di industri dapat dimulai dari tingkat I dengan catatan industri yang bersangkutan mampu memberi keterampilan dasar dan tidak langsung bekerja di lini produksi.
  1. DESKRIPSI PROGRAM PEMBELAJARAN PRODUKTIF
  1. TEKNOLOGI TEKSTIL

Tingkat I: 340 Jam Pelajaran

NO

KOMPETENSI/

SUB KOMPETENSI

PEMBELAJARAN

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

A.

Menguasai dasar-dasar teknologi tekstil

 

 

A1.

Menguasai dasar-dasar pengolahan serat-serat tekstil

  • Menjelaskan ruang lingkup tekstil
  • Menjelaskan bahan baku dan bahan pembantu proses pemintalan
  • Mengidentifikasi serat bahan setengah jadi, dan barang tekstil
  • Mengidentifikasi bahan baku dan bahan pembantu penunjang proses pemintalan
  • A2.

    Menguasai dasar-dasar pembuatan benang

    • Menjelaskan proses pembuatan benang stapel dan benang filamen
    • Menjelaskan susunan mesin pembuat benang
    • Menjelaskan sistem penomoran benang
    • Menjelaskan konversi nomor benang
  • Mengenali bagian-bagian dan fungsi mesin pembuat benang stapel dan benang filamen
  • Menggambar diagram blok urutan proses pembuatan benang
  • Menghitung nomor benang sistem tidak langsung dan benang gintir
  • Menghitung konversi nomor benang dari sistem langsung ke sistem tidak langsung dan atau sebaliknya
  • A3.

    Menguasai dasar-dasar pembuatan kain

    • Menjelaskan proses pembuatan kain
    • Menjelaskan persiapan pertenunan
    • Menjelaskan proses pengkanjian benang
    • Menjelaskan proses pengelosan
    • Menjelaskan proses penghanian
    • Menjelaskan proses pencucukan

     

     

    • Menjelaskan penyambungan benang
  • Menggambar "flow chart" proses produksi pemintalan kimia, rangkaian roda gigi mesin
  •  

    • Mengenali bagian-bagian pokok dan fungsi mesin kelos
    • Mengenali bagian-bagian pokok dan fungsi mesin hani
    • Mengenali alat pencucuk benang pada gun/sisir/ droper
    • Memperagakan cara mencucuk
    • Mengenali alat penyambung benang
    • Memperagakan cara menyambung benang secara manual/dengan knotter

     

     

    • Menjelaskan proses pemaletan

     

    • Menjelaskan desain tenun

     

     

     

    • Menjelaskan proses pertenunan

     

     

    • Menjelaskan pembuatan kain rajut
    • Menjelaskan persiapan proses perajutan

     

    • Menjelaskan proses perajutan
  • Mengenali bagian-bagian pokok mesin dan fungsinya
  • Memalet benang dengan alat tradisional
  • Menggambar desain anyaman dasar
  • Membuat anyaman dasar dengan alat penganyam sederhana (frame loom)
  • Mengenali bagian-bagian pokok mesin tenun
  • Menenun kain anyaman polos dengan alat tenun bukan mesin (ATBM)
  • Mengidentifikasi kain/mesin rajut berdasarkan golongannya
  • Mengidentifikasi jenis proses persiapan perajutan berdasarkan catat merajut yang digunakan
  • Mengenali bagian-bagian pokok mesin/alat rajut datar satu tempat jarum
  • Membuat kain rajut polos dengan breipen atau dengan mesin rajut datar satu tempat jarum
  • A4.

    Menguasai dasar-dasar penyempurnaan tekstil

    • Menjelaskan proses penyempurnaan tekstil
    • Menjelaskan proses persiapan penyempurnaan
    • Menjelaskan proses pembakaran bulu
    • Menjelaskan proses penghilangan kanji
    • Menjelaskan proses pemasakan

     

    • Menjelaskan proses heat setting
    • Proses merserisasi
    • Menjelaskan proses pengelantangan
  • Mengenali bagian-bagian pokok dan fungsi mesin pembakar bulu
  •  

     

    • Menghilangkan kanji pada benang terkanji secara laboratoris
    • Mengenali bagian-bagian pokok mesin/alat pemasak
    • Memasak benang kapas grey secara laboratoris
    • Mengenali bagian-bagian dan fungsi mesin heat setting
    • Mengenali bagian-bagian pokok dan fungsi merserisasi
    • Mengenali bagian-bagian pokok dan fungsi mesin pengelantangan

     

     

    • Menjelaskan proses pencelupan

     

     

    • Menjelaskan proses pencapan

     

     

    • Menjelaskan proses penyempurnaan khusus
  • Mengenali bagian pokok dan fungsi mesin celup
  • Mencelup bahan secara laboratoris dengan zat warna direk atau zat warna lain
  • Mengenali bagian-bagian dan fungsi mesin pencapan
  • Membuat kain cap sederhana dengan teknik sablon
  • Mengenali bagian-bagian dan fungsi mesin penyempurnaan khusus
  • A5.

    Menguasai dasar-dasar pembuatan pakaian jadi

    • Menjelaskan desain pakaian jadi

     

     

     

    • Menjelaskan produksi pakaian jadi
  • Menggambar desain sederhana untuk jenis pakaian tertentu
  • Mengenali karakteristik benang/ kain untuk jenis pakaian tertentu
  • Mengenali bagian-bagian dan fungsi mesin-mesin pada unit produksi pakaian jadi
    1. BAHAN TEKSTIL

    Tingkat I : 260 Jam Pelajaran

    NO

    KOMPETENSI/

    SUB KOMPETENSI

    PEMBELAJARAN

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

    B.

    Menguasai bahan tekstil

     

     

    B1.

    Mengidentifikasi macam-macam bahan tekstil

    • Menggolongkan macam-macam serat
    • Menjelaskan sifat serat alam
    • Menjelaskan sifat serat buatan
  • Mengelompokkan serat-serat tekstil sesuai dengan golongannya
  • Menghitung kehalusan serat (denier)
  • Menghitung regain bahan/serta tekstil
  • Menentukan tingkat kedewasaan serat (% kedewasaan) secara mikroskopik
  • B2.

    Mengidentifikasi polimer serat tekstil

    • Menjelaskan uji pembakaran

     

     

    • Menjelaskan uji mikroskopik

     

     

     

    • Menjelaskan uji massa jenis
    • Menjelaskan uji kelarutan

     

     

    • Menjelaskan uji pewarnaan
  • Menentukan jenis melalui pengamatan terhadap warna, abu, bau dan bentuk lelehan hasil pembakaran
  • Menentukan jenis serat melalui pengamatan terhadap bentuk pandangan membujur dan bentuk penampang melintang serat
  • Menentukan jenis berdasarkan massa jenis
  • Menentukan jenis serat melalui pengamatan terhadap kelarutan serat dalam berbagai pelarut
  • Menentukan jenis serat melalui pengamatan terhadap warna-warna spesifik dalam berbagai pereaksi/reagen
  • B3.

    Mengidentifikasi serat tekstil

    • Menjelaskan penggunaan benang/serat/kain
  • Menyebutkan bidang penggunaan tiap jenis serat, benang dan kain
  • B4.

    Menguji sifat-sifat serat tekstil

    • Menjelaskan penggolongan benang
    • Menjelaskan kriteria mutu benang
    • Menjelaskan komposisi serat pada benang
  • Mengidentifikasi jenis serat pada benang
  •  

    • Menghitung persentase komposisi campuran serat dalam benang

    B5.

    Mengidentifikasi macam-macam jenis kain

    • Menjelaskan penggolongan kain tenun
    • Menjelaskan karakteristik kain tenun
    • Menjelaskan cara analisis kain
  • Mengidentifikasi kain berdasarkan golongannya
  • B6.

    Mengidentifikasi macam-macam benang

    • Menjelaskan dasar-dasar benang

    - Definisi benang

    - Puntiran/antihan (Twist)

    - Penomoran benang

    - Teori Draft

    • Menjelaskan penggolongan benang

     

     

    • Menjelaskan mutu benang
    • Menjelaskan struktur benang
  • Menjelaskan pengertian benang, terjadinya puntiran dan terbentuknya benang
  • Menyebutkan macam-macam benang berdasarkan struktur, pembuatan, pemakaian dan jenis seratnya
  • Menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi mutu benang
  • Menentukan komposisi campuran serat
  • B7.

    Mengidentifikasi dan mengklasifikasi macam-macam kain

    • Menjelaskan dasar-dasar kain

    - Definisi tekstil

    - Konstruksi kain

    • Menjelaskan penggolongan kain
    • Menjelaskan karakteristik kain
  • Menjelaskan pengertian kain
  • Menyebutkan macam-macam kain berdasarkan pembuatan, pemakaian, konstruksi, anyaman dan tradisi
  • Mengamati karakteristik kain berdasarkan analisis dekomposisi kain
  • B8.

    Memahami kegunaan bahan tekstil

    • Menjelaskan kegunaan serat, benang dan kain
    • Menjelaskan penggunaan kain sesuai jenis serat
    • Menjelaskan kain-kain tradisional Indonesia
  • Menyebutkan kegunaan serat, benang dan kain
  • Menjelaskan penggunaan kain sesuai jenis seratnya
    1. GAMBAR TEKNIK

    Tingkat I: 120 Jam Pelajaran

    NO

    KOMPETENSI/

    SUBKOMPETENSI

    PEMBELAJARAN

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

    C.

    Membuat gambar teknik

     

     

    C1.

    Menggunakan jenis peralatan dan standarisasi gambar teknik

    • Menjelaskan macam-macam alat gambar
  • Menggunakan alat gambar
  • Menggambar proyeksi otographi
  • C2.

    Menguasai dasar-dasar proyeksi

    • Menjelaskan prinsip proyeksi Eropa dan Amerika
    • Menjelaskan proyeksi aksonometri
    • Menjelaskan prinsip isometri, dimetri dan trimetri
  • Menggambar proyeksi aksonometri
  • Menggambar proyeksi miring
  • C3.

    Menggambar bagian-bagian peralatan pada mesin-mesin tekstil

    • Menjelaskan simbol gambar "operational flow chart"
  • Menggambar flow chart proses produksi rangkaian roda gigi pada mesin produksi tekstil
  • C4.

    Menginterprestasikan gambar teknik

    • Menjelaskan simbol operasional flow chart
    • Menjelaskan rangkaian hubungan roda gigi
    • Membaca gambar potongan
  • Membaca flow chart diagram
  • Membaca hubungan roda gigi
  • Membaca ukuran suku cadang melalui gambar teknik
  • Menggambar potongan suku cadang
    1. DASAR-DASAR PERAWATAN DAN PERBAIKAN

    Tingkat I: 200 Jam Pelajaran

    NO

    KOMPETENSI/

    SUB KOMPETENSI

    PEMBELAJARAN

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

    D.

    Menguasai dasar-dasar perawatan dan perbaikan

     

     

    D1.

    Memahami dan menerapkan konsep kesehatan dan keselamatan kerja

    • Memahami konsep keselamatan dan kesehatan kerja
  • Melaksanakan konsep keselamatan dan kesehatan kerja
  • D2.

    Menggunakan peralatan bengkel

    • Menjelaskan jenis-jenis peralatan
    • Memahami cara menggunakan peralatan
  • Menggunakan peralatan bengkel
  • D3.

    Melaksanakan kerja bangku

    • Memahami tujuan praktek kerja bangku
  • Memotong
  • Menyambung dengan peralatan las
  • Mengebor
  • Mengikir
  • Membubut
  • Menggerinda
  • D4.

    Memperbaiki dan membuat komponen mesin tekstil

    • Menjelaskan cara membuat mur dan baut
    • Menjelaskan cara membuat komponen mesin sederhana
  • Membuat mur dan baut
  • Membuat komponen mesin sederhana
  • D5.

    Menerapkan konsep dasar kelistrikan

    • Menjelaskan macam-macam hubungan listrik
    • Menjelaskan peralatan listrik
  • Membuat rangkaian hubungan listrik sederhana
  • Menggunakan berbagai peralatan listrik
  • D6.

    Membaca gambar rangkaian listrik

    • Menjelaskan rangkaian listrik pada sebuah mesin
    • Menjelaskan cara membaca rangkaian listrik
  • Membaca rangkaian listrik pada sebuah mesin
  • D7.

    Menerapkan prinsip-prinsip dasar mekanik

    • Menjelaskan transmisi daya
    • Menjelaskan roda gigi dan bantalan
    • Menjelaskan kopling
  • Membedakan cara pemindahan roda gigi
  • Membedakan macam roda gigi
  • Membedakan macam-macam bentuk kopling
  • D8.

    Melaksanakan perawatan sederhana

    • Menjelaskan bagian-bagian mesin
    • Menjelaskan jadwal pelumasan
  • Membersihkan bagian-bagian mesin
  • Membuat jadwal pelumasan
  • Melumasi bagian-bagian mesin
    1. PENGUJIAN SERAT DAN BENANG

    Tingkat II: 160 Jam Pelajaran

    NO

    KOMPETENSI/

    SUB KOMPETENSI

    PEMBELAJARAN

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

    E.

    Mengendalikan mutu penyempurnaan serat dan benang

     

     

    E1.

    Menguasai konsep pengendalian mutu terpadu

    • Menjelaskan sistem pengendalian mutu terpadu
  • Mengidentifikasi alat yang dipergunakan dalam pengendalian mutu hasil produksi
  • Menentukan tindak lanjut kegiatan pengendalian mutu
  • Mengidentifikasi mutu hasil proses produksi
  • E2.

    Menentukan metode pengendalian

    • Menjelaskan organisasi pengendalian mutu
    • Menjelaskan pengambilan contoh uji

     

     

    • Menjelaskan statistik pengujian
  • Dapat membentuk gugus kendali mutu pada bidang Penyempurnaan Tekstil
  • Dapat menentukan contoh: induk, kelompok, dan laboratorium
  • Dapat mengambil contoh secara acak
  • Dapat menentukan rumus yang digunakan dalam pengolahan data
  • E3.

    Menguji bahan serat dan benang

    • Menjelaskan kondisi ruang pengujian dan bahan tekstil

     

     

    • Menjelaskan regain
    • Menjelaskan mutu serat

     

     

     

     

     

     

     

     

    • Menjelaskan kehalusan serat

     

     

     

     

     

     

     

     

    • Menjelaskan kedewasaan serat

     

     

     

    • Menjelaskan kekuatan tarik serat

     

     

    • Menjelaskan penggolongan grade serat kapas menurut USDA

     

    • Menjelaskan macam-macam pengujian nomor benang
    • Menjelaskan prinsip pengujian nomor benang dengan : neraca kuadran balance, neraca analisa
    • Menjelaskan kekuatan tarik benang
    • Menjelaskan pengujian tarik benang berkaitan dengan nomor dan kekuatan sesuai SNI
    • Menjelaskan breaking length, tensity, dan count strength product (CSP)
    • Menjelaskan pengertian dan fungsi twist pada benang
    • Menjelaskan standart twist faktor untuk benang lusi, benang pakan, dan benang rajut
    • Menjelaskan hubungan antara ketidakrataan benang dan kemampuan benang untuk ditenun
    • Menjelaskan pengujian ketidakrataan benang dengan untere vennes tester
    • Menjelaskan grafik water
    • Menjelaskan prinsip pengujian grade benang dan cara menggulung benang dengan alat yam inspector
  • Menentukan kelembaban ruang pengujian
  • Menentukan contoh uji yang memenuhi kriteria pengujian
  • Menentukan regain macam-macam serat
  • Dapat meluruskan serat contoh uji pada sisir-sisir bear sorter
  • Dapat memindahkan serat-serat pada sisir bear sorter ke atas papan beludru
  • Mengerjakan pengujian panjang stapel dengan menggunakan alat bear sorter
  • Menyiapkan contoh uji serat dengan berat tertentu
  • Mengerjakan uji kehalusan serat mikronaire
  • Mengamati perbedaan perbandingan lebar lumen dan dinding sekunder serat setelah digelembungkan dengan Na OH
  • Mengadakan pengujian kedewasaan serat dengan menggunakan microskop
  • Menggunakan alat pressley cotton fibre strength tester
  • Mengadakan pengujian kekuatan tarik serat dengan menggunakan tarik pressley cotton libre strength tester
  • Membandingkan contoh uji kapas dengan standart grade
  • Menggolongkan grade serat kapas menurut USDA
  • Menguji nomor benang dengan neraca kuadran balance
  • Menguji nomor benang dengan neraca analitis
  •  

    • Menguji kekuatan tarik dan mulur benang perhelai
    • Menguji kekuatan tarik dan mulur benang perberkas

     

    • Menghitung BL, tenasity dan CSP
    • Menghitung twist faktor
    • Menghitung TPI (Twist per inchi)

     

     

     

     

     

    • Menguji ketidakrataan benang dengan untere tester
    • Menghitung U%, CU% periodesity
    • Membandingkan contoh uji benang hasil gulungan yam inspector dengan standar grade benang

     

     

    E4.

    Menyajikan dan mengolah data

    • Menjelaskan macam-macam bentuk laporan

     

    • Menjelaskan pengolahan data dengan statistik dan 7 alat pengendalian mutu
  • Membuat laporan dan informasi tentang hasil kegiatan pengendalian mutu
  • Mengolah data dengan menggunakan 7 alat dalam kegiatan pengendalian mutu
  • E5.

    Mengevaluasi hasil pengujian

    • Menjelaskan standarisasi
    • Menjelaskan demling circle

     

     

    • Menjelaskan 8 langkah pemecahan masalah
  • Dapat menentukan standar yang digunakan
  • Dapat membuat cara penanggulangan masalah penyimpangan mutu produksi
  • Dapat menentukan langkah-langkah yang digunakan dalam pemecahan masalah dalam penyimpangan mutu
    1. KIMIA ANALISIS PENYEMPURNAAN TEKSTIL

    Tingkat II : 240 Jam Pelajaran

    NO

    KOMPETENSI/

    SUBKOMPETENSI

    PEMBELAJARAN

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

    F.

    Menguasai teknik analisis zat

     

     

    F1.

    Mengelola Peralatan Lab dan Bahan Kimia

    • Menjelaskan tata tertib siswa di lab kimia

     

     

    • Menjelaskan keselamatan dan kesehatan kerja

     

     

     

    • Mengenalkan alat-alat dalam laboratorium

     

     

     

     

     

     

    • Mengenalkan bahan-bahan kimia
  • Memahami tata tertib siswa di lab
  • Menjelaskan makna lambang/simbol pada kemasan bahan kimia
  • Memahami cara-cara pertolongan pertama (PPPk) di laboratorium kimia
  • Menggambar tata letak (lay out) Lab
  • Menyebut dan menunjukan macam-macam peralatan laboratorium, fungsi alat, serta cara penggunaannya
  • Menyebutkan dan menunjukan instrumen-instrumen laboratorium, fungsi instrumen serta cara pengoperasian instrumen
  • Mengelompokan bahan-bahan kimia yang berwujud padat, cair dan gas
  • Menjelaskan sifat-sifat bahan dan cara penyimpanannya berdasarkan kode/lambang pada kemasan
  • F2.

    Menganalisis kadar zat pembantu tekstil

    • Menjelaskan analisa kuantitatif volumetris
    • Menjelaskan pengertian asidimetri dan alkalimetri

     

    • Menjelaskan analisa kuantitatif volumetris secara Asidi Alkalimetri

     

     

     

     

     

    • Menjelaskan penentuan kadar bahan-bahan kimia secara Asidi Alkalimetri dan permanganometri

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    • Menjelaskan penentuan kadar bahan-bahan kimia (zat-zat oksidator dan zat-zat reduktor) secara iodimetri dan iodometri

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    • Menjelaskan penetapan kadar secara argentometri
  • Menjelaskan tentang pengertian larutan baku, zat indikator, trayek PH zat-zat indikator dan pengertian bobot setara/bobot ekivalen zat
  • Menghitung jumlah zat, peralatan yang diperlukan dan cara pelarutan/prosedur percobaan untuk membuat larutan HCL 0,1 N, Na2CO3 0,1 N dan NaOH 0,1 N
  • Menentukan nama alat-alat, fungsi, serta penggunaannya
  • Menetukan bahan-bahan/pereaksi yang diperlukan
  • Menyebutkan urutan prosedur percobaan
  • Menghitung kadar larutan asam dan basa dengan rumus V1XN1=V2XN2
  • Menjelaskan cara menghitung bobot ekivalen/bobot setara Kmno4 berdasarkan persamaan reaksinya
  • Membuat larutan baku KmnO4 dengan normalitas tertentu
  • Menentukan kadar larutan baku KmnO4 dengan asam oksalat yang sudah diketahui normalitasnya
  • Menentukan nama alat-alat serta fungsi penggunaannya
  • Menentukan bahan-bahan/pereaksi yang diperlukan
  • Menyebutkan urutan prosedur percobaan
  • Mengitung kadar zat-zat/larutan dalam gr/liter dan dalam %
  • Menjelaskan cara menghitung bobot ekivalen/bobot setara Na2S2O3.5H2O sesuai persamaan reaksinya
  • Membuart larutan baku tio-sulfat Na2S2O3.5H2O dengan Normalitas tertentu
  • Penentuan kadar larutan baku tio-sulfat dengan larutan KIO3 yang telah ditetapkan kadarnya
  • Menentukan nama alat-alat, fungsi, serta penggunaannnya
  • Menentukan bahan-bahan/ pereaksi yang diperlukan
  • Menyebutkan urutan prosedur percobaan
  • Menghitung kadar zat-zat/larutan dalam gram/liter dan dalam %
  • Menjelaskan cara menghitung bobot ekivalen AgNO3 dan KCNS
  • Membuat larutan baku perak nitrat AgNO3 dan KCNS dengan normalitas tertentu
  • Penentuan kadar larutan baku AgNO3 dengan Larutan NaCl yang telah ditetapkan kadarnya
  • Menentukan nama alat-alat, fungsi, serta penggunaanya
  • Menentukan bahan-bahan pereaksi yang diperlukan
  • Menghitung kadar zat-zat/larutan dalam gr/liter
  • F3.

    Mengidentifikasi zat warna tekstil

    • Mengidentifikasi zat-zat warna pada bahan tekstil

     

     

     

     

     

    • Mengidentifikasi zat warna bubuk
  • Menggolongkan zat-zat warna pada bahan tekstil berdasarkan kelarutannya pada pelarut-pelarut tertentu
  • Menganalisis secara kualitatif jenis zat warna pada bahan tekstil
  • Menggolongkan zat warna bubuk berdasarkan cara penggunaannya pada pewarnaaan bahan tekstil
  • Menganalisis zenis zat warna bubuk berdasarkan cara/mekanisme pewarnaanya pada bahan tekstil tertentu
  • F4.

    Mengelola air untuk proses penyempurnaan tekstil

    • Menjelaskan sumber air

     

     

    • Menjelaskan penjernihan air

     

     

     

    • Menjelaskan pelunakan Air sadah
  • Mengenal berbagai sumber air
  • Menjelaskan kandungan ion-ion dalam air
  • Menjelaskan cara-cara penjernihan air
  • Menjelaskan prinsip kerja dan bagian-bagian unit instalasi penjernihan air
  • Menganalisis secara kualitatif ion-ion dalam air
  • Menganalisis secara kuantitatif besarnya kesadahan air
  • Menjelaskan prinsip-prinsip pelunakan air sadah
  • Menghitung zat-zat untuk pelunakan air
  • Melunakan air yang sudah diketahui tingkat kesadahannya
  • F5.

    Mengelola air limbah industri penyempurnaan tekstil

    • Menjelaskan instalasi pengolahan air limbah

     

     

    • Menjelaskan pencemaran air

     

    • Menjelaskan parameter untuk mengukur tingkat pencemaran
  • Mengenal instalasi pengolahan air limbah
  • Menjelaskan prinsip pengendapan kandungan zat-zat dalam air limbah
  • Zat-zat pencemar air
  • Pengaruh pencemaran air terhadap ekosistem
  • Menjelaskan pengertian COD, BOD, DO
  • Menjelaskan cara-cara pengukuran COD, BOD,DO
  • Mengukur tingkat pencemaran air sungai
    1. PENGELANTANGAN DAN PENCELUPAN

    Tingkat II: 600 Jam Pelajaran

    NO

    KOMPETENSI/

    SUB KOMPETENSI

    PEMBELAJARAN

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

    G.

    Menguasai proses penyempurnaan tekstil

     

     

    G1.

    Melaksanakan proses persiapan penyempurnaan tekstil

    • Menjelaskan ruang lingkup proses penyempurnaan tekstil
    • Menjelaskan proses penyempuraan tekstil
    • Menjelaskan pengertian proses persiapan
    • Menjelaskan alur proses
    • Menjelaskan pile up/opening
    • Menjelaskan pengkodean kain
    • Menjelaskan penyambungan kain (sewing)
    • Menjelaskan pemeriksaan kain (inspecting grey)
    • Menjelaskan pembakaran bulu
    • Menjelaskan cara pembakaran bulu
    • Menjelaskan macam-macam cara menghilangkan kanji

     

    • Menjelaskan perhitungan kebutuhan zat

     

     

     

     

     

     

     

    • Menjelaskan macam/cara pemasakan
    • Menjelaskan perhitungan kebutuhan zat
    • Menjelaskan mesin pemasak

     

     

    • Menjelaskan tujuan proses merserisasi
    • Menelaskan macam cara pemasakan
    • Menjelaskan perhitungan kebutuhan zat
    • Menjelaskan mesin yang digunakan
    • Menjelaskan pemantapan panas
    • Menjelaskan tujuan heat setting
    • Menjelaskan mesin yang digunakan
    • Menjelaskan proses heat setting
  • Menulis jenis proses pada klow sheet
  •  

     

     

     

    • Membuka dan menumpuk kain pada palet
    • Menulis kode kain
    • Menyambung kain
    • Menentukan panjang, lebar, dan jenis cacat kain
    • Mengoperasikan mesin insfecting
    • Mengoperasikan mesin bakar bulu
    • Memeriksa kain hasil bakar bulu
    • Memilih sistem/cara yang tepat untuk menghilangkan kanji
    • Membuat resep
    • Menghitung kebutuhan zat
    • Membuat larutan proses
    • Mengoperasikan mesin
    • Memeriksa hilangnya kanji pada bahan
    • Membuat resep
    • Menghitung kebutuhan zat
    • Menentukan jenis mesin sesuai dengan bahan/kain
    • Membuat larutan proses
    • Mengoperasikan mesin pemasakan
    • Menggunakan alat keselamatan kerja
    • Memeriksa hilangnya lemak pada bahan
    • Membuat resep
    • Menghitung kebutuhan zat
    • Membuat larutan NaOH untuk merserisasi
    • Memeriksa kain hasil merserisasi

     

     

     

     

     

     

    • Mengoperasikan mesin heat setting
    • Memeriksa kain hasil heat setting

    G2.

    Melaksanakan proses pengelantangan

    • Menjelaskan tujuan pengelantangan
    • Menjelaskan mekanisme proses
    • Menjelaskan zat yang digunakan
    • Menjelaskan faktor yang berpengaruh
    • Menjelaskan mesin yang digunakan
    • Menjelaskan pemeriksaan hasil
  • Menentukan mesin yang digunakan sesuai bahan yang diproses
  • Membuat resep
  • Menghitung kebutuhan zat larutan
  • Membuat larutan
  • Mengoperasikan mesin
  • Memeriksa derajat putih
  • G3.

    Melaksanakan proses pencelupan

    • Menjelaskan dasar-dasar teori warna
    • Menjelaskan bahan pencelupan selulosa

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    • Pencelupan bahan dari serat protein

     

     

     

     

     

     

     

    • Menjelaskan pencelupan bahan campuran

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    • Menjelaskan pencelupan serat buatan
  • Memilih mesin yang sesuai dengan bahan yang dicelup
  • Membuat larutan standar
  • Menghitung prosentase kandungan pada zat warna
  • Membuat resep celup
  • Mencelup bahan sesuai dengan jenis zat warna
  • Mengoperasikan mesin celup
  • Memeriksa kerataan dan kesepadanan warna
  • Memilih jenis mesin
  • Membuat larutan standar
  • Menghitung prosentase kandungan pada zat warna
  • Membuat resep celup
  • Mencelup bahan sesuai dengan jenis zat warna
  • Mengoperasikan mesin celup
  • Memeriksa kerataan dan kesepadanan warna
  • Memilih mesin yang sesuai dengan bahan yang dicelup
  • Membuat larutan standar
  • Menghitung prosentase kandungan pada zat warna
  • Membuat resep celup
  • Mencelup bahan sesuai dengan jenis zat warna
  • Mengoperasikan mesin celup
  • Memeriksa kerataan dan kesepadanan warna
  • Memilih mesin yang sesuai dengan bahan yang dicelup
  • Membuat larutan standar
  • Menghitung prosentase kandungan pada zat warna
  • Membuat resep celup
  • Mencelup bahan sesuai dengan jenis zat warna
  • Mengoperasikan mesin celup
  • Memeriksa kerataan dan kesepadanan warna
  • G4.

    Menyiapkan bahan baku dan bahan pembantu

    • Menjelaskan gudang bahan/grey

     

     

    • Menjelaskan gudang obat

     

     

     

     

     

     

    • Menjelaskan menyiapkan bahan pada proses penyempurnaan tekstil
  • Mengadministrasikan barang masuk/keluar
  • Menata kain dalam gudang
  • Mengatur kelembaban ruang
  • Mengadministrasikan barang masuk/keluar
  • Menghitung kebutuhan obat dalam periode tertentu
  • Mengatur arus distribusi dalam gudang
  • Menata dan mengatur penyimpanan obat
  • Menuliskan urutan proses pada kartu proses
  • Mengelompokan bahan baku sesuai dengan prosesnya
  • Membuka dan menumpuk gulungan kain grey pada palet
  • Mengeluarkan kain yang tidak memenuhi syarat (panjang, lebar, cacat)
  • Menulis kode pada kain tentang nomor urut palet, gulungan, pemilik, panjang dan lebar
  • Menimbang obat
  • Melarutkan obat
  • Memeriksa homogenitas larutan
  •  

    G5.

    Menyiapkan mesin-mesin penyempurnaan

    • Menjelaskan bakar bulu

     

     

     

     

    • Menjelaskan pemasakan dan pengelantangan

     

     

     

     

    • Menjelaskan merserisasi

     

     

     

     

    • Menjelaskan pencelupan

     

     

     

    • Menjelaskan pencapan
    • Menjelaskan pemasangan nok
    • Menjelaskan screen
    • Menjelaskan rakel
    • Meja cap
    • Menjelaskan suply pasta
    • Menjelaskan pengaturan raport gambar
    • Menjelaskan tegangan kain
    • Menjelaskan dryer
    • Menjelaskan penyempurnaan khusus

     

     

     

     

     

     

     

    • Sanforise

     

     

     

     

    • Pelipatan
  • Mengatur aliran air pada roll pendingin
  • Mengatur tegangan kain
  • Mengatur pencampuran udara dan LPJ
  • Mengatur nyala api
  • Mengatur tekanan roll
  • Mengatur tegangan kain
  • Mengatur distribusi larutan dari tangki ke saturator
  • Mengatur tekanan roll
  • Mengisi air/larutan
  • Mengatur suhu proses
  • Mengatur lebar tarikan kain
  • Mengatur tekanan roll pad
  • Mengatur suply uap
  • Mengatur suhu roll dyer
  • Mengatur suply air/larutan
  • Mengisi air/larutan
  • Mengatur tekanan roll
  • Mengatur tekanan ruang
  • Mengatur tegangan kain
  • Mengatur suhu proses
  • Memasang nok
  • Memasang screen sesuai dengan urutan warna
  • Menyetel kedudukan kain
  • Meratakan perekat kain
  • Memasang kain pada meja
  • Mengatur suply pasta
  • Mengatur ketepatan raport
  • Mengatur tegangan kain
  • Mengatur suhu dyer
  • Mengatur tegangan kain
  • Mengatur tekanan bowl
  • Mengatur suhu bowl
  • Mengatur lebar kain (tenter)
  • Mengatur tekanan roll
  • Mengatur tegangan kain
  • Mengatur distribusi larutan
  • Mengatur suhu chamber
  • Mengatur lebar lipatan
  • Mengatur tegangan kain
  • Mengukur ketebalan felt
  • Mengatur distribusi uap untuk kelembaban kain
  • Mengatur jarak lipat
  • Mengatur tegangan kain
  • Mengatur jarak lipat
  • Mengatur tegangan kain
    1. PENGELOLAAN PRODUKSI PENYEMPURNAAN TEKSTIL

    Tingkat III: 104 Jam Pelajaran

    NOPEMBELAJARAN

       

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

     

    H.

    Mengelola produksi Penyempurnaan Tekstil

     

     

    H1.

    Melaksanakan prinsip-prinsip perencanaan dan pengendalian produksi

    • Menjelaskan pengertian perencanaan dan pengendalian produksi
    • Menjelaskan perencanaan jaringan kerja
  • Mengenali status badan usaha pada industri penyempurnaan tekstil
  • Mengenali tujuan badan usaha dan status kepemilikan perusahaan penyempurnaan tekstil
  • Membuat rencana pelaksanaan produksi dan pengendaliannya
  • Membuat diagram jaringan kerja untuk suatu tugas proyek sederhana
  • Membuat jadwal berdasarkan diagram jaringan kerja
  • H2.

    Menerapkan prinsip organisasi pada industri penyempurnaan tekstil

    • Menjelaskan organisasi perusahaan
  • Membedakan tiap-tiap jenis tipe organisasi industri penyempurnaan tekstil
  • Mengenali organisasi pabrik
  • Menilai efektifitas organisasi pabrik penyempurnaan tekstil
  • H3.

    Menghitung harga pokok persatuan hasil produksi

    • Menjelaskan jenis-jenis biaya dan kalkulasi
    • Menjelaskan harga bahan baku
    • Menjelaskan perhitungan ongkos buruh

     

    • Menjelaskan biaya overhead

     

     

    • Menjelaskan harga pokok

     

    • Menjelaskan bunga modal
    • Menjelaskan hubungan biaya overhead dan harga pokok

     

     

     

     

    • Menjelaskan biaya tenaga listrik dan air
  • Menghitung harga bahan baku penyempurnaan tekstil dengan metode LIFO/FIFO/berat rata-rata
  • Menghitung ongkos buruh pada unit penyempurnaan tekstil dengan metode: jam kerja/ jumlah produksi
  • Menghitung biaya penghapusan rata-rata per tahun dengan garis lurus/jumlah angka
  • Menghitung harga pokok, pada unit penyempurnaan tekstil
  • Menghitung bunga overhead pada unit persiapan/pertenunan/ perajutan
  • Membuat grafik yang menyatakan hubungan volumen produksi, biaya dan keuntungan
  • Menghitung listrik per kwh untuk setiap hasil produksi pertenunan/ perajutan
  • Menghitung biaya pemakaian air untuk setiap satuan hasil produksi pertenunan/ perajutan
    1. PAKET KEAHLIAN

    + Pengendalian Mutu Penyempurnaan Tekstil

    Tingkat III: 160 Jam Pelajaran

    NO

    KOMPETENSI/

    SUB KOMPETENSI

    PENGETAHUAN

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

    I.

    Mengendalikan mutu produksi pembuatan tekstil

     

     

    I1.

    Menguji bahan tekstil

    • Menjelaskan grade kain
    • Menjelaskan konstruksi kain

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    • Menjelaskan kekuatan tarik kain
    • Menjelaskan kekuatan sobek kain

     

     

    • Menjelaskan ketahanan gosok kain

     

    • Menjelaskan daya tembus udara
    • Menjelaskan tahan pecah kain
    • Menjelaskan drape Kelangsaian kain
    • Menjelaskan tahan pecah kain

     

     

     

    • Menjelaskan tahan kusut kain
    • Menjelaskan drape kelangsaian kain
    • Menjelaskan daya serap kain

     

    • Menjelaskan daya tolak air

     

    • Menjelaskan daya penetrasi air
    • Menjelaskan stabilitas dimensi kain
    • Menjelaskan kain merser
    • Menjelaskan kerusakan serat pada kain
    • Menjelaskan uji resin formal dehida pada Kain
    • Menjelaskan kekuatan jahitan
    • Menjelaskan pengertian penampakkan jahitan
    • Menjelaskan prinsip pengujian
    • Menjelaskan uji kemasan
    • Menjelaskan pengertian setik atau jeratan
    • Menjelaskan uji cacat jahitan
    • Menjelaskan prinsip pengujian daya serap air pada kain
    • Menjelaskan prinsip kerja alat uji
    • Menjelaskan prosedur pengoperasian alat
    • Menjelaskan cara menghitung data hasil pengujian
    • Menjelaskan prinsip pengujian daya tolak air pada kain
    • Menjelaskan prinsip kerja alat uji
    • Menjelaskan prosedur pengoperasian alat
    • Menjelaskan cara menghitung data hasil pengujian
    • Menjelaskan prinsip pengujian daya penetrasi air pada kain
    • Menjelaskan prinsip kerja alat uji
    • Menjelaskan prosedur pengoperasian alat
    • Menjelaskan cara menghitung data hasil pengujian
    • Evaluasi stabilitas air pada kain
    • Menjelaskan prinsip kerja alat uji
    • Menjelaskan prosedur pengoperasian alat
    • Menjelaskan cara menghitung data hasil pengujian
    • Menjelaskan prinsip pengujian daya serap air pada kain
    • Menjelaskan prinsip kerja alat uji
    • Menjelaskan prosedur pengoperasian alat
    • Menjelaskan cara menghitung data hasil pengujian
    • Menjelaskan prinsip pengujian daya tolak air pada kain
    • Menjelaskan prinsip kerja alat uji
    • Menjelaskan prosedur pengoperasian alat
    • Menjelaskan cara menguji
    • Menjelaskan cara menghitung data hasil pengujian
    • Menjelaskan prinsip pengujian daya penetrasi air pada kain
    • Menjelaskan prinsip kerja alat uji
    • Menjelaskan prosedur pengoperasian alat
    • Menjelaskan cara menghitung data hasil pengujian
    • Menjelaskan prinsip pengujian evaluasi stabilitas air pada kain
    • Menjelaskan prinsip kerja alat uji
    • Menjelaskan prosedur pengoperasian alat
    • Menjelaskan cara menghitung data hasil pengujian
  • Menentukan mutu kain berdasarkan grade kain
  • Menentukan konstruksi kain tenun dan kain rajut
  • Menggambar rapot anyaman dan rapot jeratan
  • Menghitung tetal benang pada kain tenun
  • Menghitung jumlah jeratan dalam kain rajut
  • Menentukan nomor benang pada kain
  • Menentukan Crimp dan Take Up
  • Menentukan berat kain/m2 secara perhitungan dan secara penimbangan
  • Menguji kekuatan tarik kain sesuai dengan SNI
  • Menguji tahan sobek kain dengan Tearing Tester
  • Menguji tahan sobek kain dengan Fabric Tensile Strength Tester
  • Menguji tahan gosok kain sesuai SNI
  • Mengolah data hasil pengujian
  • Menguji daya tembus udara kain dengan air Permeability
  • Menguji tahan pecah kain rajut dengan Bursting Tester sesuai SNI
  • Menguji daya tembus udara kain dengan Air permeability
  • Menguji tahan pecah kain rajut dengan burating Tester sesuai SNI
  • Menguji tahan pecah kain dengan Cea Recovery Tester sesuai dengan SNI
  • Menguji tahan Kusut kain
  • Menguji kelangsaian kain sesuai SNI
  • Menguji daya serap kain dengan alat sesuai dengan SNI
  • Menguiji daya tolak air dengan alat sesuai dengan SNI
  • Menguji daya penetrasi air dengan alat sesuai SNI
  • Menguji stabilitas dimensi kain seuai dengan standar
  • Menguji kain kapas merser secara fisika dan kimia
  • Menguji kerusakan serat pada kain dengan zat pereaksi
  • Menguji resin formaldehida pada kain sesuai SNI
  • Melaksanakan pengujian
  • Menampakkan jahitan setelah pencucian berulang-ulang
  • Melaksanakan pengujian
  • Membandingkan hasilnya dengan standar dan membuat laporan
  •  

    • Menguji daya serap air pada kain

     

     

     

    • Menghitung, menganalisis dan menyimpulkan hasil pengujian
    • Menyiapkan pereaksi
    • Mengerjakan pengujian daya tolak air tehadap kain
    • Menetapkan kriteria mutu kain

     

    • Menghitung, menganalisis, dan menyimpulkan hasil pengujian
    • Menguji daya penetrasi air pada kain

     

     

     

     

    • Menghitung, menganalisis, dan menyimpulkan hasil pengujian
    • Menguji stabilitas air pada kain

     

     

     

    • Menghitung, menganalisis, dan menyimpulkan hasil pengujian
    • Menguji daya serap air pada kain
    •  

     

     

    • Menghitung, menganalisis, dan menyimpulkan hasil pengujian
    • Menyiapkan pereaksi
    • Mengerjakan pengujian daya tolak air tehadap kain
    • Menetapkan kriteria mutu kain

     

     

    • Menghitung, menganalisis, dan menyimpulkan hasil pengujian
    • Menguji daya penetrasi air pada kain

     

     

     

    • Menghitung, menganalisis, dan menyimpulkan hasil pengujian
    • Menguji stabilitas air pada kain

     

     

     

     

    • Menghitung,, menganalisis dan menyimpulkan hasil pengujian

    I2.

    Menyajikan dan mengolah data

    • Menjelaskan tujuan pengujian kerusakan serat pada kain
    • Menjelaskan cara menyiapkan pereaksi
    • Menjelaskan cara menguji
    • Menjelaskan cara menghitung data hasil pengujian
    • Menjelaskan maksud dan tujuan evaluasi resin formaldehida
    • Menjelaskan cara menyiapkan pereaksi
    • Menjelaskan cara menguji
    • Menjelaskan cara menghitung data hasil pengujian
    • Menjelaskan maksud dan tujuan evaluasi ketahanan luntur warna
    • Menjelaskan kriteria penilaian
    • Menjelaskan gray scale dan staining scale
    • Menjelaskan standar celupan wol biru
    • Menjelaskan maksud dan tujuan evaluasi ketahanan luntur warna terhadap panas penyetrikaan
    • Menjelaskan prinsip uji
    • Menjelaskan cara menghitung, menganalisis, dan menyimpulkan hasil pengujian
  • Menguji kerusakan serat pada kain
  •  

     

     

    • Menghitung, menganalisis dan menyimpulkan hasil pengujian
    • Menyiapkan pereaksi
    • Mengerjakan pengujian resin formaldehida
    • Menetapkan kriteria mutu kain

     

     

     

    • Menguji ketahanan luntur warna
    • Menghitung, menganalisis dan menyimpulkan hasil pengujian

     

     

    • Menguji ketahanan luntur warna terhadap panas penyetrikaan

     

    • Menghitung, menganalisis, menganalisa dan menyimpulkan hasil pengujian

    I3.

    Mengevaluasi hasil pengujian

    • Menjelaskan maksud dan tujuan evaluasi ketahanan luntur warna terhadap gosokan
    • Menjelaskan peralatan yang digunakan
    • Menjelaskan cara pengujian
    • Menjelaskan cara menghitung menganalisis dan menyimpulkan hasil uji

     

    • Menjelaskan maksud dan tujuan evaluasi ketahanan luntur warna terhadap sinar
    • Menjelaskan peralatan yang digunakan
    • Menjelaskan prinsip uji
    • Menjelaskan cara pengujian
    • Menjelaskan, menghitung, menganalisis dan menyimpulkan hasil uji
    • Menjelaskan maksud dan tujuan evaluasi ketahanan luntur warna terhadap pencucian
    • Menjelaskan peralatan yang digunakan
    • Menjelaskan prinsip uji
    • Menjelaskan cara pengujian
    • Menjelaskan menghitung, menganalisis dan menyimpulkan hasil uji
    • Menjelaskan maksud dan tujuan evaluasi ketahanan luntur warna terhadap keringat
    • Menjelaskan peralatan yang digunakan
    • Menjelaskan prinsip uji
    • Menjelaskan menghitung, menganalisis dan menyimpulkan hasil uji
    • Menjelaskan maksud dan tujuan evaluasi ketahanan luntur warna terhadap chlor
    • Menjelaskan peralatan yang digunakan
    • Menjelaskan prinsip uji
    • Menjelaskan cara menghitung, menganalisis dan menyimpulkan hasil uji
  • Menguji ketahanan luntur warna terhadap gosokan
  •  

     

     

     

    • Menghitung, menganalisis dan menyimpulkan hasil pengujian

     

    • Menguji ketahanan luntur warna terhadap sinar

     

     

     

     

    • Menghitung, menganalisis dan menyimpulkan hasil pengujian
    • Menguji ketahanan luntur warna terhadap pencucian

     

     

     

     

     

    • Menghitung, menganalisis dan menyimpulkan hasil pengujian
    • Menguji ketahanan luntur warna terhadap keringat

     

     

     

     

    • Menghitung, menganalisis dan menyimpulkan hasil pengujian
    • Menguji ketahanan luntur warna terhadap chlor

     

     

     

    • Menghitung, menganalisis dan menyimpulkan hasil pengujian

     

    + Penyempurnaan Tekstil

    Tingkat III: 1120 Jam Pelajaran

    NO

    KOMPETENSI/

    SUBKOMPETENSI

    PEMBELAJARAN

    PENGETAHUAN

    KETERAMPILAN

    J.

    Proses penyempurnaan tekstil

     

     

    J1.

    Melaksanakan proses pencapan

    • Menjelaskan ruang lingkup dan peralatan pencapan

     

     

     

    • Menjelaskan kaca screen

     

     

     

     

    • Menjelaskan pemindahan gambar

     

    • Menjelaskan pengental
    • Menjelaskan pasta cap
    • Menjelaskan fungsi dan jenis rafel
    • Menjelaskan pengaturan screen

     

    • Menjelaskan pencapan dengan berbagai warna
  • Membuat gambar satu raport
  • Membuat gambar/dea positif
  • Membuat setting gambar dengan komputer
  • Memasang kassa screen pada rangka/cincin
  • Membuat larutan peka cahaya
  • Mengolesi screen dengan larutan peka cahaya
  • Memindahkan gambar ke screen
  • Membangkitkan gambar pada screen
  • Memilih bahan pengental
  • Membuat pengental
  • Mengukur viskositas pasta
  • Membuat pasta cap
  • Memilih rafel yang sesuai dengan zat warna dan desain corak
  • Menyetel nok
  • Mengatur ketepatan raport
  • Mengatur tata urutan warna
  • Memasang kain pada meja
  • Melakukan proses mixing dan matching warna
  • Menentukan komposisi zat warna dan zat pembantu
  • Menghitung kebutuhan zat warna dan zat pembantu
  • Mengoperasikan mesin pencapan
  • Melakukan proses pengerjaan fiksasi dan pencucian
  • Memeriksa ketepatan raport
  • Memeriksa kesepadanan warna
  • J2.

    Melaksanakan proses penyempurnaan khusus

    • Menjelaskan ruang lingkup penyempurnaan khusus
    • Menjelaskan tujuan penyempurnaan khusus
    • Menjelaskan penyempurnaan khusus kimia

     

     

    • Menjelaskan penyempurnaan khusus fisika
  • Menentukan resep
  • Menghitung kebutuhan zat
  • Membuat larutan
  • Mengoperasikan mesin penyempurnaan
  • Memeriksa hasil penyempurnaan
  • Mengoperasikan mesin
  • Memeriksa hasil penyempurnaan khusus fisika
  • J3.

    Melaksanakan perawatan dan perbaikan

    • Menjelaskan ruang lingkup
    • Menjelaskan tujuan
    • Menjelaskan jenis dan fungsi perawatan
    • Mejelaskan lay out
    • Menjelaskan perawatan dan perbaikan
    • Menjelaskan jadwal
    • Menjelaskan pelumas dan greace
    • Menjelaskan spesifikasi mesin
    • Menjelaskan spare part
    • Menjelaskan cara perawatan dan perbaikan

     

     

     

     

     

     

    • Membuat jadwal perawatan
    • Menggunakan pelumas yang sesuai
    • Mengganti spare part
    • Merawat dan memperbaiki mesin ringan

    J4.

    Menangani utility bidang penyempurnaan tekstil

    • Menjelaskan air, uap, diesel (kelistrikan)
    • Menjelaskan efisiensi sumber energi (tenaga)
  • Menghitung kebutuhan air, uap dan energi listrik
  • Melakukan penghematan energi
  • Mengatur supply air, uap dan listrik diesel
  • J5.

    Melaksanakan proses penyempurnaan

    • Menjelaskan bakar bulu

     

     

    • Menjelaskan pemasakan dan pengelantangan

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    • Menjelaskan pencelupan

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    • Menjelaskan pencapan
    • Menjelaskan penyempurnaan khusus dengan mesin kalender, stenter, sanforize dan mesin pelipat
  • Menyambung kain pancingan
  • Mengatur kecepatan kain berdasarkan tebal tipis kain
  • Menyambung kain dengan pancingan
  • Memasukan larutan
  • Mengukur konsentrasi larutan dengan titerasi
  • Mengatur suhu
  • Proses panel dan tombol
  • Mengatur kecepatan mesin
  • Mematikan mesin
  • Memasang kain/menyambung kain dengan kain pancingan
  • Menuangkan larutan celup pada mesin celup/satutator
  • Mengatur dan menjaga suhu proses
  • Menghidupkan panel dan tombol
  • Menjalankan/mengatur kecepatan mesin
  • Mematikan mesin
  • Merakel
  • Menuangkan pasta cap
  • Menghidupkan panel dan tombol
  • Mengatur kecepatan mesin
  • Mematikan mesin
  • Menghidupkan panel dan tombol
  • Mengatur kecepatan mesin
  • Mengatur panjang lipatan
  • Memeriksa logam pada bowl
  • Mematikan mesin
  • Menghidupkan panel dan tombol
  • Mengatur kecepatan mesin
  • Mengatur dimensi benang pakan
  • Mengatur lebar lipatan mengatur pinning Over feed dan feed in
  • Mematikan mesin
  • Menghidupkan panel tombol
  • Mengukur mengkeret kain
  • Mengatur kelembaban kain
  • Mengatur lebar kain jadi
  • Mengatur kecepatan mesin
  • Mematikan mesin
  • Menghidupkan mesin
  • Menghitung jumlah lipatan
  • Menggulung kain
  • Mengatur tegangan kain
  • Menghitung jumlah lipatan
  • Menggulung kain
  • Mematikan mesin
  • J6.

    Mengevaluasi hasil proses penyempurnaan tekstil

    • Menjelaskan ruang lingkup dan tujuan evaluasi
    • Menjelaskan cara mengevaluasi hasil bakar bulu, penghilangan kanji, pemasakan, pengelantangan, pencelupan, pencapan, penyempurnaan khusus, mengkomunikasikan hasil evaluasi
  • Memeriksa bulu pada kain
  • Memeriksa hilangnya kanji dengan KI2
  • Memeriksa daya serap kain
  • Memeriksa sisa NaOH pada bahan
  • Memeriksa derajat putih dan lebar kain
  • Memeriksa daya serap kain
  • Memeriksa kerataan warna
  • Memeriksa kesepadanan warna
  • Memeriksa ketepatan warna
  • Memeriksa kesepadanan warna
  • Memeriksa kombinasi warna
  • Memeriksa ketepatan warna dalam raport gambar
  • Memeriksa ketepatan warna
  • Memeriksa mengkeret kain
  • Memeriksa cacat-cacat kain
  • Memeriksa kekakuan kain
  • Membuat laporan hasil evaluasi
  • J7.

    Menangani masalah yang timbul dalam proses

    • Menjelaskan reproses
    • Menjelaskan striping
    • Menjelaskan soaping
    • Menjelaskan toping
  • Memperbaiki kesalahan yang timbul pada hasil proses penyempurnaan tekstil
  •